Breaking News
Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Rusak di Manado

6 Titik Jalan Rusak di Manado, Warga Keluhkan Lubang dan Tambalan Cepat Rusak

6 titik jalan rusak di Manado, lubang dan aspal ambles picu kemacetan serta bahaya bagi pengendara.

Tribun Manado
JALAN RUSAK - Sejumlah titik jalan di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami kerusakan dan mulai dikeluhkan warga. Di tanjakan Kombos Permai, misalnya, badan jalan ambles di tepi selokan, memaksa motor dan mobil antre untuk melewati titik rusak. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah titik jalan di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami kerusakan dan dikeluhkan warga.
  • Di Jalan Diponegoro, genangan air di sekitar lubang membuat kerusakan sulit terlihat oleh pengendara.
  • Seorang pengendara mengaku pernah hampir mengalami kecelakaan saat melintas di Jalan Toar pada malam hari.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejumlah titik jalan di Kota Manado, Sulawesi Utara, mengalami kerusakan dan mulai dikeluhkan warga.

Di tanjakan Kombos Permai, misalnya, badan jalan ambles di tepi selokan, memaksa motor dan mobil antre untuk melewati titik rusak.

Kondisi serupa juga terjadi di Jalan RE Martadinata dan Ring Road, di mana lubang berada di belokan dan persimpangan, memicu kemacetan sekaligus bahaya bagi pengendara.

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan menyeluruh.

Bukan hanya tambal sulam saja, tetapi juga memperbaiki drainase untuk mencegah kerusakan bertambah parah.

Berikut beberapa titik jalan rusak di Manado.

1. Jalan Diponegoro, Warga Keluhkan Tambalan Semen

JALAN RUSAK - Kerusakan di Jalan Diponegoro, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (22/2/2026). Lubang di jalan hanya ditambal semen.
JALAN RUSAK - Kerusakan di Jalan Diponegoro, Wenang, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (22/2/2026). Lubang di jalan hanya ditambal semen. (Tribun Manado/Isvara Savitri)

Warga Jalan Diponegoro, Wenang, Manado, mengeluhkan kerusakan jalan yang sudah berlangsung sejak tahun 2025.

Lubang besar di depan kantor notaris, dengan bagian tengah jalan lebih cekung dibanding sisi lainnya.

Menurut Rio Rumengan, salah satu warga, kerusakan awal berupa lubang cukup dalam di tengah jalan.

“Saya juga bingung itu dulu galian atau memang rusak begitu,” ujarnya, Minggu (22/2/2026).

Perbaikan sebelumnya hanya menggunakan tambalan semen.

Kini, tambalan itu rusak kembali dan berpotensi menimbulkan bahaya.

Keluhan serupa disampaikan pengendara Ane. Ia menyesalkan perbaikan yang dinilai tidak maksimal.

“Iya, ini sudah rusak lagi. Padahal bahaya ini kalau rusak lagi,” katanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved