Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KKR Mujizat Kesembuhan

Jelang KKR Mujizat Kesembuhan di Manado, 160 Relawan Gelar Doa Semalaman 

Ratusan relawan KKR Mujizat Kesembuhan di Manado Sulut menggelar doa semalaman.

Tayang:
Tribun Manado/Handout
DOA - Relawan melaksanakan Doa Semalaman dalam rangka KKR Mujizat Kesembuhan di GPdi Sam Ratulangi Manado, 16-17 Februari 2026. KKR dimaksud akan digelar di Lapangan Tikala, Manado pada 27-30 April 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Ratusan relawan KKR Mujizat Kesembuhan di Manado menggelar doa semalaman
  • 160 relawan menggelar doa semalamam GPdI Pusat
  • Kesiapan KKR Mujizat Kesembuhan yang akan digelar di Manado, 27-30 April 2026

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan relawan KKR Mujizat Kesembuhan di Manado menggelar doa semalaman dua hari berturut-turut, Senin hingga Selasa, 16-17 Februari 2026.

Sebanyak 160 relawan ini berasal dari Panitia dan Pengurus Yayasan Kairos Pelita Hati, Suara Kabar Baik (SKB) Tinavel menggelar doa semalamam GPdI Pusat, Jalan Sam Ratulangi Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Doa semalaman ini bagian dari kesiapan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Mujizat Kesembuhan yang akan digelar di Manado, 27-30 April 2026.

Doa semalaman ini dipimpin Worship Leader, Pdt Aldrin Mamudi dengan doa dan motivasi firman oleh Ps Grace Awuy, Misionaris yang kini melayani di Vancouver Canada.

Ps Grace membekali panitia dengan tiga hal penting yang perlu dipahami dalam mempersiapkan pekerjaan Tuhan yang besar yakni KKR Mujizat Kesembuhan.

Pertama, dalam Roma 10: 12 menegaskan kesetaraan akses keselamatan bagi semua bangsa melalui iman kepada Yesus Kristus, tanpa memandang latar belakang.

"Universalitas Injil adalah Anugerah Tuhan kepada siapa pun yang berseru kepada-Nya dengan iman dan ketulusan hati," kata Ps Grace.

Kedua, dalam Kisah Para Rasul 3: 5 mengungkap sebuah momen ketika seorang pengemis lumpuh di gerbang Bait Allah memandang Petrus dan Yohanes dengan penuh harap. Apa yang diinginkan adalah sedekah uang, tetapi justru pengemis tersebut menerima kesembuhan.

Ketiga, Markus 2:3-5 mengisahkan empat orang yang membawa seorang lumpuh kepada Yesus di Kapernaum.

Karena rumah penuh sesak, mereka membuka atap dan menurunkan orang tersebut.

Melihat iman mereka, Yesus berkata kepada orang lumpuh itu: "Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni"

"Di kota Manado banyak orang sakit, tentu rindu untuk disembuhkan melalui KKR Mujizat Kesembuhan ini. Yayasan Kairos Pelita Hati bersama seluruh panitia diibaratkan dengan empat orang yang mengusung orang sakit ini. Yesus melihat dan akan memperhitungkan iman kita," katanya. 

Di sesi kedua, Ketua Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) GPdI Sulut sekaligus Ketua Bidang Program Komisi Pusat Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KP4) GPdI, Pdt. Dr Jootje Luntungan MTh dalam motivasi firman Tuhan mengingatkan doa yang efektif menghasilkan daya yang kuat.

Doa yang menghadirkan hadirat Allah, doa yang menyalakan Api Tuhan, doa yang berkuasa menerobos kemustahilan, doa yang melahirkan mujizat.

"KKR ini hanya beberapa hari dilaksanakan, tetapi kiranya Api Tuhan akan terus berkobar, Gereja harus dipulihkan," kata Pdt Dr. Luntungan dengan perenungan sejumlah ayat dalam Firman Tuhan yakni Yakobus 5:16, Mazmur 32:3-5, Roma 8:26 dan Yohanes 11:4.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved