Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Torang Kanal

Megumi Aime Sumah, Rayakan Imlek Bersama Keluarga

Tampilan Megumi yang cantik, murah senyum dengan attitude yang baik, menarik perhatian umat serta pengunjung.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Dewangga Ardhiananta
Tribun Manado/Arthur_Rompis
SOSOK - Megumi Aime Sumah tampil anggun dengan gaun merah ala Tionghoa saat menjalankan tugasnya sebagai perwakilan Nona Manado dalam malam pergantian tahun Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Ban Hing Kiong, Manado, Sulut, Senin (16/2/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Megumi Aime Sumah tampil anggun dengan gaun merah ala Tionghoa
  • Ia sebagai perwakilan Nona Manado dalam malam pergantian tahun Imlek 2577 Kongzili
  • Lebih dari wujud tanggung jawab dari duta wisata, ia mengaku menghayati tugas itu dikarenakan latar belakang keluarga yang juga berdarah Tionghoa

TRIBUNMANADO.CO.ID - Megumi Aime Sumah tampil anggun dengan gaun merah ala Tionghoa saat menjalankan tugasnya sebagai perwakilan Nona Manado dalam malam pergantian tahun Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Ban Hing Kiong, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (16/2/2026) malam.

Dirinya adalah Wakil III Nona Manado 2025.

Bersama Nyong, keduanya menyambut tamu, termasuk Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Tampilan Megumi yang cantik, murah senyum dengan attitude yang baik, menarik perhatian umat serta pengunjung.

Banyak yang minta foto bersama.

Ternyata bertugas di waktu Imlek, bukan sebatas seremonial bagi mahasiswa ini.

Lebih dari wujud tanggung jawab dari duta wisata, ia mengaku menghayati tugas itu dikarenakan latar belakang keluarga yang juga berdarah Tionghoa.

"Masih ada keturunan," kata dia.

Meski tidak menganut kepercayaan Tridharma, Megumi merayakan Imlek sebagai suatu tradisi yang membangkitkan aura positif.

Untuk merawat tradisi, menjalin tali silaturahmi serta menebar kasih.

"Pasti ramai, kami makan bersama sekeluarga mirip Natal, kemudian ada 
bagi-bagi Angpao," katanya.

Mengenai Kelenteng Ban Hing Kiong, menurut dia, punya daya tarik wisata yang unik.

Menurutnya, Kelenteng itu paket wisata yang lengkap.

"Ada sejarah, peninggalan, cerita dan tradisi yang bisa sangat kuat," katanya.

Beber dia, Kelenteng dengan sejarah ratusan tahun tersebut dapat menarik 
wisatawan dari Asia Timur.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved