Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Kasat Reskrim Polresta Manado Ditabrak Motor dan Hampir Jadi Korban Panah Wayer

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto dan Kasat Intel AKP Andri Permadi S.I.K hampir menjadi korban panah wayer.

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
JADI KORBAN - Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto, S.I.K. M.H. AKP Elwin Kristanto menjadi korban penabrakan sepeda motor oleh salah satu terduga pelaku yang akan melakukan tawuran di Singkil, pada Minggu (8/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto dan Kasat Intel AKP Andri Permadi S.I.K hampir menjadi korban panah wayer.
  • Hal itu mereka alami saat patroli pencegahan tawuran di Singkil, Tuminting dan Wanea.
  • Elwin mengatakan bahwa dari kejadian ini pihaknya berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang langsung dibawa ke Polresta Manado.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto, S.I.K. M.H menjadi korban penabrakan sepeda motor oleh salah satu terduga pelaku yang akan melakukan tawuran di Singkil, pada Minggu (8/2/2026).

Bahkan Elwin dan Kasat Intel AKP Andri Permadi S.I.K hampir menjadi korban panah wayer.

Hal ini diungkap kasat Reskrim saat dikonfirmasi oleh Tribun Manado, Senin (9/2/2026) di kantornya.

Elwin menjelaskan kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama Tim Resmob Polresta Manado, Sat Samapta, Sat Intelkam dan Pantera melakukan patroli pencegahan tawuran di Singkil, Tuminting dan Wanea.

Tiga wilayah tersebut sering berpotensi terjadinya tawuran antar kelompok.

Pada saat di Wenea, pihaknya mendapat laporan bahwa telah terjadi tawuran di Kelurahan Ketang Baru, Singkil.

Namun pada saat itu sudah ada personil yang melakukan penindakan hukum di lokasi tawuran.

"Pada saat kami jalan sudah mendekati wilayah Ketang Baru, kami melihat ada beberapa motor yang berboncengan 3 yang kami curigai.

Sehingga kami meminta personil di lokasi untuk antisipasi jangan sampai ada pihak luar yang melakukan provokator dan memasuki wilayah tersebut," ujar Elwin.

Kata Elwin, pada saat itu tim langsung mengikuti kendaraan motor tersebut dan menghentikan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Dari hasil pemeriksaan kita dapati ada yang membawa panah wayer beserta busur dan senjata tajam sehingga kami berusaha mengamankan tapi salah satu terduga pelaku berusaha melarikan diri sehingga kami melakukan tindakan tegas dan terukur," tegasnya.

Menurutnya, pada saat itu beberapa motor yang sudah dihentikan berusaha melarikan diri.

"Para terduga pelaku menabrak mobil saya sehingga bodi rusak, tidak sampai disitu mereka berusaha melakukan penyerangan mengunakan panah wayer sehingga petugas tidak bisa membuka pintu mobil. Namun setelah itu kami langsung melakukan pengejaran para terduga pelaku ini yang berusaha melakukan penyerangan terhadap petugas," tandas.

Elwin mengatakan bahwa dari kejadian ini pihaknya berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang langsung dibawa ke Polresta Manado.

"Kita langsung bawa dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melakukan pengajaran terhadap tersangka lain," pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Fer)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved