Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Operasi Samrat 2026

Sat Lantas Polresta Manado Gelar Razia Kasat Mata, Banyak Warga yang Terjaring

Sat Lantas Polresta Polda Sulut menggelar razia pelanggaran kasat mata di sekitar Tugu Zero Point Jalan Jendral Sudirman

Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Glendi Manengal
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
RAZIA - Sat Lantas Polresta Polda Sulut menggelar razia pelanggaran kasat mata di sekitar Tugu Zero Point Jalan Jendral Sudirman, Pinaesaan, Kec. Wenang, Kota Manado, Jumat (5/2/2026) malam. Puluhan warga yang terjaring dalam razia ini, terutama yang tidak pakai helm dan berboncengan lebih dari satu orang. 

Yamin menjelaskan dalam operasi ini akan menyasar sejumlah pelanggaran lalu lintas yang akan ditindak.

"Seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur dan lainnya," jelasnya.

Yamin pun meminta masyarakat untuk tertib dalam berkendara dan tidak melanggar aturan.

"Mari taat dalam berlalu lintas, jaga keselamatan masing-masing," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, operasi Keselamatan Samrat 2026 Polresta Manado masuk hari ke ketiga.

Operasi Keselamatan Samrat 2026 dimulai pada Senin (2/2/2025).

Operasi Keselamatan Samrat 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Operasi ini menyasar terciptanya kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang kondusif, khususnya menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kasat Lantas Polresta Manado AKP Angelico Sulu mengatakan operasi kali ini tidak semata-mata penegakan hukum, namun lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

Namun pihaknya akan melaksanakan penindakan apabila masyarakat melanggar aturan.

"Untuk kegiatan kami mengutamakan edukasi, himbauan, namun untuk teguran dan penindakan juga kami laksanakan bagi yang melakukan pelanggaran kasat mata dan berpotensi kecelakaan," ujar Angelico saat dikonfirmasi via whatsapp, Rabu (4/2/2026).

Angelico mengungkapkan fokus operasi meliputi penertiban pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, penggunaan ponsel saat berkendara, hingga pengendara di bawah umur.

"Sehingga masyarakat diharapkan tertib dalam berkendara di jalan," ungkapnya.

Dia berharap melalui operasi keselamatan Samrat 2026 ini, tercipta situasi lalu lintas yang lebih tertib dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan rasa aman dan nyaman.

(TribunManado.co.id/Fer)

-

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Baca berita lainnya di: Google News

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved