Senin, 13 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Keracunan Makanan di Manado

Daftar 9 Saksi yang Diperiksa Polisi Kasus Keracunan Massal di GMS Manado: Pendeta hingga Panitia

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Arthur_Rompis
DIPERIKSA - Daftar 9 Saksi yang Diperiksa Polisi Terkait Kasus Keracunan Massal di Gereja Mawar Sharon Manado. Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menghebohkan jemaat dan masyarakat ini. 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 94 jemaat GMS Manado diduga mengalami keracunan makanan usai mengikuti kegiatan gereja dan dirawat di beberapa rumah sakit di Manado.
  • Polresta Manado melakukan penyelidikan intensif, dengan memeriksa sembilan saksi, termasuk pendeta, panitia, penyedia makanan, jemaat, dan korban.
  • Penyebab pasti keracunan masih menunggu hasil uji laboratorium dari Puslabfor Polda Sulawesi Utara.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Puluhan jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Manado dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan makanan, memicu penyelidikan serius dari kepolisian.

Sebanyak 94 orang anggota jemaat GMS Manado dilaporkan menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit di Kota Manado, di antaranya RSUP Prof. RD Kandou, RS Siloam Sam Ratulangi, dan RS GMIM Pancaran Kasih.

Para korban mengalami keluhan kesehatan usai mengikuti kegiatan gereja.

Baca juga: Kasus Keracunan Massal di Gereja Mawar Sharon Manado, Ini Daftar Saksi yang Diperiksa Polisi

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polresta Manado terus melakukan penyelidikan terkait dugaan keracunan massal tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Manado AKP Elwin Kristanto menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sembilan orang saksi untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menghebohkan jemaat dan masyarakat ini.

"Kami periksa mulai dari Pendeta, Ketua Panitia, dua pihak yang menyediakan makanan, satu orang jemaat serta empat korban yang sudah dipulangkan," kata dia Selasa (20/1/2026).

Dikatakannya, hasil penyelidikan masih menanti pemeriksaan sampel di Puslabfor Polda Sulut.

Gereja Mawar Sharon (GMS) di kawasan Bahu Mall, Malalayang, Manado, Sulut, terlihat normal usai kasus keracunan massal yang menyebabkan 94 orang jadi korban.

Peristiwa itu terjadi Jumat (16/1/2026) saat berlangsungnya Prayer Conference.

Amatan Tribun manado.com, Minggu (18/1/2026) siang, gereja itu menggelar ibadah. 

Bunyi ratusan orang bernyanyi terdengar dari sebuah ruangan.

Saat puji pujian itu terdengar, masih banyak jemaat yang baru berdatangan.

Mayoritas jemaat kaum muda.

Ada yang memarkirkan sepeda motor di depan gereja.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved