Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Daftar Jalan di Manado Dikeluhkan Warga di Januari 2026: dari Bikin Macet hingga Punya Banyak Lubang

Inilah daftar jalan di Manado Sulawesi Utara (Sulut) yang dikeluhkan warga di bulan Januari 2026 ini.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Kolase Tribun Manado/Art/Isv/Pet
JALAN RUSAK - Potret jalan-jalan lubang di Manado, Sulawesi Utara. Inilah daftar jalan di Manado yang dikeluhkan warga di bulan Januari 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah jalan di Manado dikeluhkan warga.
  • Itu karena rusak dan dinilai membahayakan pengendara.
  • Ada 8 jalan yang berada di Manado kini disorot warga.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini adalah daftar jalan di Manado Sulawesi Utara (Sulut) yang dikeluhkan warga di bulan Januari 2026 ini.

Hal itu karena jalannya picu kemacetan hingga punya banyak lubang.

Simak rangkuman Tribunmanado.co.id Selasa 20 Januari 2026 terkait jalan tersebut:

  • Jalan di Kecamatan Wanea
  • Jalan Bethesda Sario
  • Jalan Boulevard II Kecamatan Tuminting
  • Jalan RW Mongisidi, Malalayang
  • Jalan Pierre Tendean yang merupakan jalan utama di Kota Manado
  • Jalan Lapangan Sparta Tikala di Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala
  • Jalan RW Mongisidi atau Jalan Trans Sulawesi di Malalayang
  • Jalan Adipura Raya di Kecamatan Mapanget, Kota Manado

1. Jalan Rusak dan Berlubang di Kecamatan Wanea Manado Picu Kepadatan Lalu Lintas

Ruas Jalan Sam Ratulangi 5, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulut mengalami kerusakan yang cukup mengganggu arus lalu lintas. 

Jarak kecamatan Wanea sekira 18 km dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi.

Waktu tempu sekira 30 menit lewat Jl. Ring Road/Lkr. Kota Manado dan Jl. A.A. Maramis/Kairagi - Mapanget.

Di tengah badan jalan terlihat lubang cukup besar dengan permukaan aspal rusak dan terkelupas.

Akibatnya memaksa pengendara mengurangi kecepatan saat melintas.

Amatan dilokasi, Jumat (9/1/2026) malam, lubang tersebut hanya diberi pembatas berwarna merah sebagai tanda peringatan. 

Sebuah ban mobil juga tergelak di sekitar lubang.

Di sekitarnya, aspal tampak hancur dan sebagian tertutup genangan air.

Hal itu membuat kondisi jalan semakin sulit dilalui, terutama pada malam hari.

Situasi ini menyebabkan lalu lintas sedikit padat. 

Kendaraan roda empat harus sangat pelan dan bergantian mencari jalur aman agar bisa melewati titik kerusakan.

Bahkan, sejumlah mobil terlihat mengambil jalur dari arah berlawanan demi menghindari lubang dan tetap bisa melintas. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved