Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pasar Bersehati Manado

Nelayan Tradisional Tak Melaut, Harga Ikan di Pasar Bersehati Manado Masih Normal

“Sampai sekarang belum ada yang berani melaut. Jaga keramba saja tidak berani, apalagi ombak semalam parah sekali,”

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
LAPAK IKAN - Lapak penjualan ikan di Pasar Bersehati, Manado, Sulawesi Utara, Rabu (7/1/2026). Harga ikan masih normal. 

Ringkasan Berita:
  • Cuaca ekstrem membuat nelayan tradisional tak melaut.
  • Harga ikan di pasar masih normal.
  • Cumi-cumi langka.

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas nelayan tradisional di Pesisir Manado, Sulawesi Utara, lumpuh. 

Hingga Rabu (7/1/2026) soore, sebagian besar pemilik perahu kecil memilih tidak melaut demi keselamatan.

Seorang nelayan bernama Rusli menuturkan bahwa kondisi laut dalam dua hari terakhir sangat berbahaya. 

“Sampai sekarang belum ada yang berani melaut. Jaga keramba saja tidak berani, apalagi ombak semalam parah sekali,” katanya. 

Karena khawatir perahu rusak diterjang gelombang, para nelayan bahkan terpaksa menaikkan perahu hingga ke bahu jalan.

Selain ancaman ombak, hujan deras juga membawa tumpukan sampah ke kawasan permukiman.

Sejak Selasa (6/1/2026) malam hingga Rabu pagi, banyak sampah hanyut sampai ke badan jalan. 

Suasana kawasan Dermaga Kalimas Manado
Suasana kawasan Dermaga Kalimas Manado (Tribun Manado/Arthur_Rompis)

“Sampah banyak sekali sampai ke jalan, mungkin terbawa arus dari laut,” ujarnya.

Meski pasokan ikan dari nelayan kecil terhenti, harga jual di pasar belum mengalami kenaikan signifikan. 

Menurut Rusli, harga ikan masih berada di kisaran Rp 40 ribu per kilogram. 

Hal itu terjadi karena yang terdampak hanya nelayan tradisional. 

“Yang tidak bisa melaut hanya kami yang perahunya kecil. Kalau perahu besar masih boleh beroperasi, jadi ikan masih ada,” jelasnya.

Selain itu, masih ada juga pasokan dari daerah lain seperti Kota Bitung dan Maluku Utara.

Hal ini dibenarkan pedagang ikan di Pasar Bersehati bernama Gilyan. 

Baca juga: Lirik Lagu Kandak Di Hati - Ayu Amanda

Baca juga: Ombak Hantam Pasar Tagulandang Sitaro, Lapak Penjual Ikan Rusak Parah

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved