Panti Werdha Damai Terbakar
Dinas PUPR Manado Bakal Cek PBG dan SLF Panti Werdha Damai
Gedung Panti Werdha Damai dibangun sekitar tahun 1975 dan sempat direnovasi pada sekitar tahun 1986.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Penyelidikan kebakaran Panti Werdha Damai di Lingkungan 7 Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, oleh sejumlah instansi terkait masih terus berlangsung.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado juga bakal mengecek kelaikan bangunan Panti Werdha Damai.
Kepala Dinas PUPR Manado, Johny Suwu, menyatakan bahwa lokasi Panti Werdha Damai secara tata ruang sudah sesuai peruntukan.
Namun, akses menuju lokasi dinilai menjadi kendala serius dalam proses evakuasi saat terjadi kebakaran.
Panti tersebut berada di dalam gang sempit yang hanya dapat dilalui satu kendaraan, sehingga menghambat mobilisasi petugas dan kendaraan penyelamat di lokasi kejadian.
“Secara tata ruang lokasi sudah sesuai. Namun karena berada di dalam gang, aksesnya hanya satu kendaraan, sehingga menyulitkan proses evakuasi,” ujar Johny ketika rapat dengan Tim Monitoring Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan di Polresta Manado, Senin (5/1/2026).
Gedung Panti Werdha Damai dibangun sekitar tahun 1975 dan sempat direnovasi pada sekitar tahun 1986.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap bangunan wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau dulu lebih dikenal dengan sebutan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
Setelah PBG terbit, bangunan juga harus memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang menilai kelaikan bangunan, termasuk ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi, dan sarana keselamatan lainnya.
“SLF dinilai setiap lima tahun. Dari hasil penelusuran sementara, kemungkinan besar bangunan tersebut tidak memiliki PBG dan SLF,” jelasnya.
Ke depan, Dinas PUPR Manado akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial mendata sertifikasi dan kelayakan bangunan panti sosial yang ada di Kota Manado.
Asisten Deputi Bidang Penanganan Kejahatan Konvensional dan Kejahatan terhadap Kekayaan Negara Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) Kemenko Polkam, Brigjen Pol Irwansyah, menegaskan pentingnya pengawasan ketat
“Jika nantinya ada rencana renovasi, pembangunan harus diawasi secara ketat. Sarana dan prasarana keselamatan harus dipastikan lengkap,” tegas Irwansyah.
Baca juga: Korban Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Bakal Dapat Santunan dari Kemensos
Baca juga: Polisi Sebut Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Diduga Disebabkan Korsleting Listrik
Ia menambahkan, pengawasan tersebut penting untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang dan memastikan keselamatan penghuni panti.(*)
| 3 Jenazah Korban Kebakaran Panti Werdha Damai Manado Belum Teridentifikasi |
|
|---|
| Identitas 6 Jenazah Penghuni Panti Werdha Damai Manado Belum Dikenali, Ini Kendalanya Menurut Polisi |
|
|---|
| Daftar Nama 10 Korban Meninggal Dunia Kebakaran Panti Werda Damai Manado yang Sudah Teridentifikasi |
|
|---|
| Hari Ini, Sembilan Penghuni Panti Werda Damai Manado Tempati Lokasi Penampungan, Penjaga Disiapkan |
|
|---|
| Digusur, Bertahan di Lorong, Hingga Tragedi Panti Werda Damai Manado: "Selamat Jalan Oma Adel" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Rapat-digelar-di-Aula-Mapolresta-Manado-Jalan-Pierre-Tendean-Manado-Senin-512026.jpg)