Kamis, 11 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Panti Werda Manado Terbakar

Kevin Supit, Cucu Tiri Sendirian Urus Jasad Korban Kebakaran Panti Werda Manado: Saya Dibesarkan Opa

Keluarga Herry yang mengurus jasadnya yakni sang cucu, Kevin Supit. Kevin Supit tampak sendirian mengurus seluruh proses pemulangan jenazah sang opa.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Indry Panigoro
Tribun Manado/Tribun manado/Arthur Rompis
CUCU KORBAN KEBAKARAN - Kevin Supit (24) setia mendampingi sang kakek Herry Lombogia, salah satu korban meninggal dunia dalam kebakaran Panti Werda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Provinsi Sulut. 

Ringkasan Berita:
  • Jasad Herry Lombogia akhrinya berhasil diidentifikasi.
  • Herry adalah korban tewas kebakaran Panti Werdha Damai Manado, Minggu (28/12/2025).
  • Di rumah sakitnya jasadnya diurus oleh sang cucu tiri.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Namanya Kevin Supit, usianya 24 tahun. Ia merupakan keluarga korban kebakaran Panti Werdha Damai.

Panti Werdha adalah sebutan lain untuk panti jompo atau rumah perawatan lansia.

Panti Werdha merupakan sebuah institusi atau tempat tinggal yang menyediakan layanan perawatan jasmani, rohani, sosial, dan perlindungan bagi orang lanjut usia (lansia) agar mereka dapat menikmati masa tua dengan layak, aman, dan tentram, baik karena terlantar, tidak memiliki keluarga, atau dititipkan keluarga yang tidak mampu merawatnya secara rutin.‎‎

Panti yang beralamat di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado itu terbakar pada Minggu (28/12/2025) pukul 20.36 Wita. 

Dalam insiden itu,16 orang meninggal dunia. Di mana 15 tubuh korban ditemukan hangus terbakar, sedangkan 1 tubuh lainnya masih utuh.

Satu jasad yang sudah berhasil diidentifikasi yakni Herry Lombogia, (70) warga Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Manado.

Jasad Herry Lombogia kini dikembalikan ke keluarga korban.

Keluarga opa Herry yang mengurus jasadnya yakni sang cucu, Kevin Supit.

Kevin Supit tampak sendirian mengurus seluruh proses pemulangan jenazah sang opa.

Sejak opa-nya sakit hingga dirawat di panti, Kevin tak pernah absen mendampingi.

Kesetiaan itu berlanjut hingga saat paling akhir.

Saat penyerahan jenazah korban kebakaran di RS Bhayangkara Manado, Selasa (30/12/2025), Kevin menjadi satu-satunya anggota keluarga yang datang menjemput.

Meski hubungan darah mereka tak dekat, Kevin menegaskan tanggung jawab itu ia jalani sepenuh hati.

“Saya cuma cucu tiri,” ujarnya singkat.

Pantauan Tribun Manado di ruang jenazah RS Bhayangkara, Kevin terlihat mondar-mandir mencari keberadaan jenazah sang opa.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved