Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Manado Sulawesi Utara

Harga Cengkih dan Kopra di Manado Jelang Natal 2025

"Sudah agak ramai petani yang menjual karena sudah mendekati Natal. Tadi baru masuk 10 karung,” kata Mery, Rabu (3/12/2025).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Tribun Manado/Isvara Savitri
GUDANG KOPRA - Gudang kopra di Calaca, Wenang, Manado, Sulawesi Utara. Berikut harga kopra hari ini. 
Ringkasan Berita:

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Menjelang perayaan Natal 2025, jual beli hasil perkebunan di Manado, Sulawesi Utara, mulai meningkat. 

Harga komoditas menunjukkan tren berbeda antara cengkih dan kopra.

Di salah satu toko penampungan cengkih di Jalan Sam Ratulangi, Wanea, penjaga toko bernama Mery mengatakan harga cengkih masih stabil di Rp 113.500 per kilogram. 

Ia menyebutkan bahwa jumlah petani yang datang menjual cengkih mulai bertambah seiring mendekatnya Natal.

"Sudah agak ramai petani yang menjual karena sudah mendekati Natal. Tadi baru masuk 10 karung,” kata Mery, Rabu (3/12/2025).

gdang kopra di calaac manado
GUDANG KOPRA - Gudang kopra di Calaca, Wenang, Manado, Sulawesi Utara. Berikut harga kopra hari ini.

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi pada komoditas kopra

Penjaga gudang kopra di Kelurahan Calaca, Arthur, mengungkapkan bahwa harga kopra justru mengalami penurunan.

“Sekarang sudah turun dari Rp 18 ribu menjadi Rp 17 ribu per kilogram,” ujarnya.

Penurunan harga ini membuat banyak petani mengeluh.

Pasalnya, mereka membutuhkan biaya lebih menjelang perayaan Natal. 

Baca juga: Harga Bahan Pangan di Pasar Bersehati Manado, Bawang Merah Capai Rp 55 Ribu per Kilogram

Baca juga: Cold Moon Muncul 4–5 Desember Bikin Warga Antusias, Rina: Ini Purnama Terakhir 2025

" Mereka berharap harga kopra naik, tapi karena stoknya sedang banyak, makanya harganya turun sekarang,” tambahnya.

Para petani berharap harga kedua komoditas ini dapat kembali stabil demi membantu pemenuhan kebutuhan keluarga selama musim perayaan.

Arthur menyebutkan sebagian besar petani yang datang menjual kopra berasal dari wilayah Kepulauan Nusa Utara.(*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved