Manado Sulawesi Utara
Pasar 45 Manado Sulawesi Utara Mulai Dipadati Pencari Pakaian Bekas Berkualitas
"Hanya iseng lihat-lihat di lapak cabo ini karena saya sebenarnya masih bingung mau beli pakaian apa untuk Natal, masih survei-survei,"
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Pemburu pakaian bekas mulai memenuhi Pasar 45 Manado
- Penjual mengaku pembelian belum terlalu ramai
- Harga dibanderol mulai dari Rp 30 ribuan
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Jual beli pakaian bekas di Pasar 45 Manado, Sulawesi Utara, mulai menunjukkan peningkatan menjelang perayaan Natal.
Warga lokal menyebut pakaian bekas ini sebagai cakar bongkar (cabo).
Meski belum terlalu ramai, sejumlah lapak telah kedatangan pembeli yang mulai survei barang, termasuk mencari potongan harga terbaik.
Salah satu pengunjung, Bebet, mengaku datang hanya untuk melihat-lihat sambil mempertimbangkan pilihan pakaian untuk perayaan Natal mendatang.
"Hanya iseng lihat-lihat di lapak cabo ini karena saya sebenarnya masih bingung mau beli pakaian apa untuk Natal, masih survei-survei," jelasnya, Jumat (28/11/2025).
Ia mengaku beberapa kali mendapatkan pakaian bekas dengan kondisi masih mulus dan original.
"Tinggal pintar-pintarnya kita memilih dan menawar harga," ujarnya.
Pengalaman dua tahun lalu ia berhasil mendapatkan jeans dan kemeja bekas berkualitas dengan harga di bawah Rp100 ribu.
Menurutnya, berburu pakaian di lapak pakaian bekas masih menjadi pilihan menarik bagi pembeli yang ingin mencari barang bagus dengan harga terjangkau.
Sementara itu, salah satu penjual pakaian bekas bernama Dominik, mengatakan kondisi pasar memang belum terlalu ramai.
Kebanyakan pengunjung baru sekadar melihat-lihat.
"Ini belum terlalu ramai. Kebanyakan orang baru lihat-lihat saja. Nanti akan semakin ramai mendekati Natal," ungkapnya.
Harga pakaian bekas di lapaknya cukup bervariasi.
Celana pendek dipatok sekitar Rp 30 ribuan, sedangkan kemeja dan celana panjang berada di kisaran Rp 50 ribuan, dan semuanya masih bisa ditawar.
Baca juga: Persma 1960 Tegaskan Seleksi Pemain Baru Bebas Titipan, Politisasi, dan Kolusi
Baca juga: Gubernur Sulut YSK Apresiasi Wisuda dan Launching Sekolah Lansia PWRI
Penjualan rata-rata mencapai sekitar 50 potong per hari, dan bisa melonjak hingga 100 potong per hari ketika semakin mendekati Natal.
Meski bisnis pakaian bekas kerap disorot dan diwacanakan untuk ditutup, Dominik mengaku tidak khawatir.
"Saya yakin bisnis ini akan ada terus," katanya.(*)
| MinyaKita Sulit Ditemukan di Warung Kota Manado, Ini Alasannya |
|
|---|
| Kisah Sedih Pengusaha Tahu Tempe di Manado, Harga Kedelai dan Plastik Naik, Solar Langka |
|
|---|
| Polresta Manado Tertibkan Knalpot Brong dan Kendaraan Tanpa TNKB di Sejumlah Titik |
|
|---|
| Pemilik Warung di Manado Pilih Beli MinyaKita di Toko, Ini Alasan Enggan ke Bulog |
|
|---|
| Jalan Pumorouw Manado Bakal Dilebarkan, Tahun Ini Pembebasan Lahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pakaian-bekas-cabo-pasar-45-mando.jpg)