Minggu, 19 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

DPRD Manado

Anggota DPRD Manado Stenly Tamo Soroti Antrian Panjang Solar, Kirim Pesan pada Kapolres

Rapat Paripurna DPRD Manado dalam rangka pembicaraan tingkat 1 atas Ranperda Perubahan APBD kota Manado tahun anggaran 2025 diwarnai interupsi.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Arthur Rompis
PARIPURNA: Rapat Paripurna DPRD Manado di ruang rapat paripurna kantor DPRD Manado di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, Kota Manado,Sulut, Selasa (23/9/2025).Rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat 1 atas Ranperda Perubahan APBD kota Manado tahun anggaran 2025. 

MANADO,TRIBUNMANADO.CO.ID - Rapat Paripurna DPRD Manado dalam rangka pembicaraan tingkat 1 atas Ranperda Perubahan APBD kota Manado tahun anggaran 2025 diwarnai interupsi.

Rapat paripurna digelar di ruang rapat paripurna kantor DPRD Manado di Kelurahan Bengkol, Kecamatan Mapanget, kota Manado, provinsi Sulut, Selasa (23/9/2025) 

Satu di antaranya datang dari Stenly Tamo.

Baca juga: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah dan Dewan Evaluasi Tunjangan, Ini Tanggapan DPRD Manado

Stenly Tamo atau nama lengkapnya Stenly Wellem Tamo, SH adalah seorang politikus dari Sulawesi Utara yang menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado.

Ia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado pada tahun 1993.

Sebelum terjun ke dunia politik, ia juga aktif dalam berbagai organisasi, termasuk menjadi Bendahara ORGANDA Provinsi Sulawesi Utara dan Penasehat BPMW GMIM Manado Timur 3.

Stenly Tamo merupakan kader dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Manado.

Ia menyoroti maraknya antrian solar di sejumlah SPBU.

"Di hampir tiap SPBU selalu ada antrian panjang solar," katanya.

Hal itu membuatnya heran.

Sebab terjadi di tengah klaim pemerintah bahwa stok solar cukup

"Ini kan cukup tapi kenapa selalu ada antrean," katanya.

Ungkap dia, antrean panjang berdampak luas.

Salah satunya terhadap pengguna jalan.

"Ini bisa fatal akibatnya," katanya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved