Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Malam Yakobus 3: 1-12, Antara Lidah dan Racun

Musuhnya terlena dan tidak menyadari bahwa air yang diminum beracun meski terlihat jernih, tidak bau dan tidak berwarna.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Alpen Martinus
ALKITAB: Foto Alkitab. Renungan harian Kristen 
Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul antara lidah dan racun.

‎2.Firman Tuhan dalam Yakobus 3: 1-12

3.Seperti lidah meski kecil jika tidak dikendalikan sangat mematikan dan menghancurkan.

TRIBUNMANADO.CO.ID- Hanya dengan lidah manusia bisa mengatakan berkat atau kutuk.

Tuhan mengingatkan kita akibat yang bisa terjadi jika salah mengucapkan sesuatu.

Berikut renungan harian Kristen berjudul antara lidah dan racun.

Baca juga: Renungan Malam 2 Samuel 7: 18-29, Diberkati atau Dibiarkan

Penulis Rini Djatikoesoemo dalam moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan dalam Yakobus 3: 1-12

“Tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; … tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.” (Yakobus 3: 8)

Dalam sebuah film, terjadi permusuhan sengit dan saling bunuh.

Tokoh utama balas dendam dengan menyajikan racun ganas.

Musuhnya terlena dan tidak menyadari bahwa air yang diminum beracun meski terlihat jernih, tidak bau dan tidak berwarna.

Dampaknya sangat fatal, musuh tergeletak mati seketika.

Seperti lidah meski kecil jika tidak dikendalikan sangat mematikan dan menghancurkan.

Kitab di atas ditulis oleh Yakobus untuk orang percaya Yahudi yang tersebar dan menghadapi tekanan hidup.

Tema besar kita ini adalah iman yang terlihat dalam perbuatan, cara hidup sehari-hari, termasuk perkataan.

Pasal 3 ini menekankan bahwa perkataan sebagai bukti kedewasaan rohani, perkataan bisa menbangun atau menghancurkan.

Ayat 3. Kekang pada mulut kuda…kita bisa mengendalikan seluruh tubuhnya.

Benda kecil mengendalikan tubuh yang besar.

Ayat 4, Kapal besar dikendalikan alat kecil oleh pengemudi.

Ayat 5-6, Satu kata dari lidah bisa memicu konflik besar.

Lidah juga bisa memegahkan perkara-perkara besar.

Ayat 7-8, Manusia bisa menjinakkan binatang, tetapi lidah sulit dikendalikan.

Lidah yang tidak dikuasai menjadi racun yang mematikan.

Ayat 9-12, Dengan lidah kita bisa memuji Tuhan, bisa mengutuk … seharusnya dari mulut yang satu tidak boleh keluar berkat dan kutuk.

Ayat 8, “Lidah…. Penuh racun mematikan.”

Manusia hanya bisa berubah jika ia mau ditolong Allah.

Hanya Tuhan yang sanggup mengendalikan lidah dan mengatur hidup kita.

Mari kita memohon pertolongan-Nya agar dimampukan mengatakan segala sesuatu dalam pimpinan kuasa-Nya sehingga perkataan kita membangun dan menjadi berkat.

Inspirasi: Tuhan sanggup mengendalikan lidah kita sehingga menjadi berkat bagi banyak orang.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved