Renungan Harian Kristen
Renungan Malam 2 Samuel 7: 18-29, Diberkati atau Dibiarkan
Pohon itu kurus kurang pupuk, dahan tumbuh tidak beraturan, kurang air, ditumbuhi benalu sehingga hasil panen sangat sedikit.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul diberkati atau dibiarkan.
2.Bacaan Alkitan dalam 2 Samuel 7: 18-29
3.Daud ingin membangun rumah bagi Tuhan, namun Tuhan justru membangun “rumah”(dinasti) bagi Daud.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Tak susah menemukan petunjuk kehidupan kita setiap hari.
Cukup membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari.
Berikut renungan harian Kristen berjudul diberkati atau dibiarkan.
Baca juga: Renungan Malam Markus 14:26-31, Statement Kedagingan
Ditulis oleh Rini Djatikoesoemo dalam moment of inspiration LPMI.
Bacaan Alkitan dalam 2 Samuel 7: 18-29
“Kiranya Engkau sekarang berkenan memberkati keluarga hamba-Mu ini…. Karena berkat-Mu keluarga hamba-Mu ini diberkati untuk selama-lamanya.” (2 Samuel 7: 29)
Pohon Kelengkeng tetangga kami dirawat sungguh-sungguh, tumbuh subur dengan hasil melimpah.
Pemeliharaan yang optimal (dipupuk, disiram, dipangkas, dll) hasilnya memuaskan.
Berbeda dengan tanaman yang dibiarkan tumbuh tanpa perawatan.
Pohon itu kurus kurang pupuk, dahan tumbuh tidak beraturan, kurang air, ditumbuhi benalu sehingga hasil panen sangat sedikit.
Ada perbedaan yang sangat besar antara diberkati dan dibiarkan Tuhan.
Kitab ini mencatat masa pemerintahan Raja Daud setelah menjadi raja di Israel.
Konteks pasal 7, Daud sudah tinggal di istana tetapi Tabut Allah masih di kemah.
Daud ingin membangun rumah bagi Tuhan, namun Tuhan justru membangun “rumah”(dinasti) bagi Daud.
Tahtanya akan kokoh untuk selamanya (perjanjian Daud). Pasal 7: 18-27 adalah doa respon Daud: Ia tidak menuntut apa-apa, ia bersyukur dan merendahkan diri di hadapan-Nya.
Lalu janji tersebut digenapi dalam Yesus Kristus (Lukas 1: 32-33) bahwa …Yesus akan menerima tahta Daud.
Yesus adalah penggenapan janji dalam 2 Samuel 7. Dalam nats ayat 29, ada 3 hal yang besar:
Berkat itu berasal dari Firman Tuhan.
“Engkau telah mengatakannya.”
Berkat sejati bukan hasil dari ambisi, tetapi janji Tuhan.
Berkat itu untuk kemuliaan Tuhan bukan demi nama Daud, tetapi demi nama Tuhan.
Berkat itu kekal bukan sekedar materi, tetapi warisan rohani.
Ketika kita diberkati Tuhan, tentu ada kekuatan, penghiburan, teguran, diproses Tuhan untuk dipakai-Nya.
Contoh di Alkitab, awalnya Saul dipilih Tuhan namun karena ia keras hari maka dibiarkan (1 Samuel 16: 14).
Daud dipilih Tuhan, pernah jatuh dalam dosa, tetapi ia mengakui saat ditegur maka ia dipulihkan.
Teguran Tuhan pada Daud merupakan bagian pemeliharaan dan berkat-Nya.
Ketika doa belum atau tidak dikabulkan, harapan kita seakan sia-sia.
Mungkin kita melihat ada orang yang jarang berdoa dan bekerja seenaknya tetapi punya relasi dengan orang penting jadi semua lancar dan sukses besar.
Kita harus mengandalkan Tuhan dan hati-hati, jangan sampai kita hidup tanpa teguran dan dalam pembiaran Tuhan.
Setiap pergumulan, kesulitan adalah bagian dari pembentukan Tuhan.
Mari kita meyakini janji-Nya, rendah hati dan bersandar pada-Nya.
Allah memiliki rencana yang jauh lebih baik.
Berkat terbesar bukan harta, jabatan, popularitas tetapi kedamaian dan keberhasilan sesuai rancangan-Nya.
Inspirasi: Mari memohon pimpinan dan arahan-Nya agar kita hidup dalam berkat-Nya, tidak dalam pembiaran Tuhan.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Renungan Malam Markus 14:26-31, Statement Kedagingan |
|
|---|
| Renungan Malam Markus 14:22-25, Perjanjian Baru |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, DicurahkanNya |
|
|---|
| Pakatuan Wo Pakalawiren, Renungan Lansia GMIM 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu |
|
|---|
| Bina Remaja GMIM, Renungan 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, Dicurahkannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Alkitab-gertger.jpg)