Renungan Harian Kristen
Renungan Malam Markus 14:26-31, Statement Kedagingan
Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1.Berikut renungan harian Kristen berjudul statement kedagingan.
2.Firman Tuhan dalam Markus 14:22-25
3.Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.
TRIBUNMANADO.CO.ID- Pagi dan malam hari adalah waktu yang tepat untuk membaca dan merenungkan Firman Tuhan.
Sebab kita akan dijaga setiap hari.
Supaya kita bisa memahami apa yang Tuhan kehendaki dalam kehidupan kita.
Baca juga: Renungan Malam Markus 14:22-25, Perjanjian Baru
Berikut renungan harian Kristen berjudul statement kedagingan.
Ditulis oleh Zandy Keliduan dalam moment of inspiration LPMI.
Firman Tuhan dalam Markus 14:26-31.
Kata Petrus kepada-Nya: "Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." (Markus 14:29)
Dua kali Petrus seperti menepuk dada, bahwa apa yang Yesus katakan tidak akan terjadi pada dirinya.
"Biarpun mereka semua tergoncang imannya, aku tidak." (ayat 29).
"Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." (ayat 31).
Yesus sampai menegur dia dengan keras, “Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, (Lukas 22:31).
Apa yang Petrus pikirkan itu adalah pikiran iblis untuk meyakinkan bahwa Yesus akan disalibkan adalah karena iblis sehingga Petrus merasa bahwa ia mampu melawan serangan iblis dan tidak terguncang.
Bukan! peristiwa penyaliban merupakan saat yang paling penting dari semua waktu dalam alam semesta ini, karena inilah masa di mana Allah mencurahkan semua murka-Nya kepada Yesus untuk mendamaikan diriNya dengan manusia!
Bukan karena kekuatan iblis atau kesalahan Yesus!!!
Sikap Petrus adalah kebodohan, kesombongan dan keangkuhan, merasa diri kuat, dan merasa diri lebih hebat dari rekan-rekan rasul lainnya sehingga dimanfaatkan oleh iblis untuk menampi dia.
Iblis melihat bahwa ada celah dari cara berpikir Petrus sehingga ia terus menanamkan pikiran-pikiran dan perasaan hebat dan mau menjadi pahlawan orang nomor satu di kalangan murid.
Tidak ada solusi lain, Yesus menegur dengan keras dan mendoakan agar imannya jangan gugur. (Lukas 22:32),
Yesus bahkan mengatakan bahwa apa yang ia katakan akan teruji, sebelum ayam berkokok 2 kali, ia akan menyangkal Yesus 3 kali (ayat 30), dan itu terbukti (Markus 14:72).
Statement iman harus lahir dari kebenaran firman Allah bukan perasaan-perasaan yang dibalut dengan kedagingan dan kekuatan pribadi.
Statement iman yang teruji dan benar adalah statement yang muncul akibat dari dipenuhi oleh Roh Kudus, bukan pikiran dan kehebatan manusiawi.
Inspirasi: berdoalah supaya Roh Kudus menuntun kita sekalian memiliki pikiran dan iman yang sehat, yang berdasarkan kebenaran Firman dan tuntunan Roh Kudus.
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Youtube Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Obor Pemuda GMIM, Renungan 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, DicurahkanNya |
|
|---|
| Pakatuan Wo Pakalawiren, Renungan Lansia GMIM 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu |
|
|---|
| Bina Remaja GMIM, Renungan 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, Dicurahkannya |
|
|---|
| Pelita, Renungan P/KB GMIM 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, Dicurahkannya |
|
|---|
| Upus Ni Mama, Renungan W/KI GMIM 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu Dicurahkannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Alkitab-segethr.jpg)