Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Pdt Dan Sompe: Yesus Terangkat Ke Sorga dan Akan Datang Kembali

Renungan harian kristen ditulis oleh Pendeta  Pdt. Dr. Dr. Anthonius Dan Sompe, M.Teol. M.PdK.

Tayang:
Editor: Chintya Rantung
Dok Pribadi
RENUNGAN - Renungan ditulis Pdt Anthonius Dan Sompe. Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Misi dan Hubungan Kerja Sama. 

3.Gereja Dipanggil Menjadi Saksi Kristus

(ayat 8). Ayat ini adalah pusat kitab Kisah Para Rasul. “Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku…”

Yesus tidak berkata: kamu akan menjadi orang terkenal, kamu akan menjadi kaya, kamu akan menjadi berkuasa. Tetapi:

“kamu akan menjadi saksi-Ku.” Kata “saksi” berasal dari bahasa Yunani martus, yang kemudian menjadi kata “martir”.

Artinya menjadi saksi Kristus membutuhkan: keberanian, kesetiaan, pengorbanan.

Dan tugas itu dilakukan: di Yerusalem, Yudea, Samaria, sampai ujung bumi.

Ini menunjukkan Injil harus menjangkau semua orang. 

Kita semua mempunyai panggilan besar: menjadi saksi Kristus dalam keluarga, mendidik anak-anak dalam iman, membangun persekutuan, menolong yang lemah, menjaga keutuhan rumah tangga, dan menjadi pembawa damai.

Bagi kita semua, lebih khusus W/Kl, kesaksian terbesar bukan hanya di mimbar, tetapi dalam hidup sehari-hari: kesabaran seorang ibu, doa seorang oma, kesetiaan seorang istri, dan kasih seorang perempuan Kristen.

Kadang pelayanan perempuan terlihat sederhana, tetapi justru itulah kekuatan gereja.

Banyak hamba Tuhan, pelayan gereja, bahkan pemimpin bangsa dibentuk pertama kali melalui doa dan didikan seorang ibu yang takut Tuhan.

4.Yesus Naik dalam Kemuliaan (ayat 9).

“Terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka…”

Kenaikan Yesus menunjukkan bahwa: Yesus hidup, Yesus menang atas maut, Yesus dimuliakan,
Yesus adalah Tuhan.

Ia bukan nabi biasa. Ia adalah Tuhan yang duduk di sebelah kanan Allah.

Karena itu orang percaya tidak melayani Tuhan yang mati, tetapi Tuhan yang hidup dan memerintah.

Di tengah pergumulan hidup: Tuhan tetap memerintah, Kristus tetap berkuasa, gereja tidak berjalan sendiri.

Kadang gereja menghadapi: konflik, kelemahan manusia, tantangan zaman, kemerosotan moral.
Tetapi Kristus tetap Kepala Gereja.

5.Yesus Akan Datang Kembali (ayat 11). “Yesus ini… akan datang kembali…”

Inilah pengharapan gereja. Kenaikan Yesus bukan perpisahan selamanya.

Ia akan datang kembali: untuk menghakimi, memperbarui, menyelamatkan umat-Nya, dan mendirikan langit dan bumi baru. Karena itu orang percaya harus hidup berjaga-jaga.

Menantikan Yesus yang akan datang kembali maka: hiduplah dalam kekudusan, peliharalah persatuan, jauhi iri hati, tinggalkan kepahitan, dan hiduplah dalam persatuan kasih. Persatuan sejati lahir ketika semua orang memusatkan hidup kepada Kristus.

Dikaitkan dengan HAPSA W/KI Sinode GMIM Hari Persatuan W/KI Sinode GMIM mengingatkan bahwa kita semua di dalamnya perempuan-perempuan GMIM dipanggil: hidup dalam kesatuan, menjadi saksi Kristus, membangun keluarga yang takut Tuhan, menopang pelayanan gereja, dan menjaga iman sampai Kristus datang kembali.

Persatuan bukan hanya slogan organisasi. Persatuan adalah panggilan rohani.

Di tengah dunia yang penuh perpecahan: W/KI dipanggil menjadi pembawa damai. 

Di tengah keluarga yang rapuh:

W/KI dipanggil menjadi penjaga kasih. Di tengah generasi yang mulai jauh dari Tuhan:

W/KI dipanggil menjadi pendidik iman.

Biarlah HAPSA bukan hanya perayaan kebersamaan, tetapi pembaruan komitmen: setia melayani, setia bersaksi, setia berdoa, setia hidup kudus, sampai Yesus datang kembali.

Karena itu mari kita hidup dengan pengharapan: Yesus telah naik ke sorga. Yesus memerintah dalam kemuliaan. Dan Yesus pasti datang kembali. Amin.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved