Renungan Harian Kristen
Renungan Harian Kristen Yeremia 18:1-4, Sang Penjunan Maha Agung
Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul Sang Penjunan yang Maha Agung
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Alpen Martinus
Ringkasan Berita:1. Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul Sang Penjunan yang Maha Agung.2. Bacaan Alkitab diambil dalam Yeremia 18:1-43. Tuhan adalah Pencipta. Dialah Sang Penjunan, manusia tidak berdaya karena hanya buatan tangan-Nya saja.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari perlu dilakukan.
Agar kita bisa mengetahui kehendak Tuhan.
Berikut rekomendasi renungan harian Kristen berjudul Sang Penjunan yang Maha Agung.
Baca juga: Renungan Harian Kristen Markus 12:13-17, Munafik
Bacaan Alkitab diambil dalam Yeremia 18:1-4
Yeremia melaksanakan tugas sebagai nabi selama 40 tahun, yakni sekitar tahun 627 hingga 586 SM (Sebelum Masehi).
Dia menjadi nabi di zaman Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin dan Zedekia sebagai raja terakhir Yehuda, hingga bangsa Yehuda hancur dan dibuang ke Babel.
Sementara Kerajaan Israel (Utara) ketika itu, sudah lama runtuh dengan Hosea sebagai raja ke 19 atau raja terakhirnya sejak Yerobeam menjadi raja setelah pecahnya 2 kerajaan itu.
Israel hancur ketika Hizkia baru memasuki tahun ke 9 sebagai raja Yehuda (Israel Selatan), mereka dikalahkan dan ditawan penduduknya diangkut ke Asyur. Hizkia sendiri 29 tahun menjadi raja.
Setelah Hizkia, raja berikutnya yang adalah anak cucunya berturut-turut, Manasye (55 tahun), Amon (2 tahun) dan kemudian Yosia (31 tahun).
Firman Tuhan kepada Yeremia mengenai pelajaran tentang tukang Periuk, terjadi dalam pemerintahan Yoyakim sebagai raja Yehuda, menggantikan Yoahas yang hanya 3 bulan menjadi raja Yehuda.
Dia ditangkap dan dibawa ke Mesir hingga mati di sana.
Fir'aun mengganti dia dengan pamannya Elyakim sebagai raja.
Dan Fir'aun mengubah nama Elyakim menjadi Yoyakim, yang memerintah Yehuda selama 11 tahun.
Baik Yoahas, Yoyakim maupun Yoyakhin hingga Zedekia sebagai raja-raja terakhir di Yehuda, semua sama kelakuannya. Berlaku jahat di hadapan Tuhan.
Sama seperti raja-raja Israel, yang sudah puluhan tahun lebih dahulu hancur karena kejahatannya.
| Renungan Harian Kristen Rabu 29 April 2026, 1 Yohanes 3:14, Tanda Hidup Baru: Kasih Kepada Sesama |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Rabu 29 April 2026, 1 Yohanes 3:13-14, Dari Maut Menuju Hidup |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:13, Jangan Heran Jika Dunia Membenci Kamu |
|
|---|
| Obor Pemuda GMIM, Renungan Selasa 28 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Racun Iri Hati |
|
|---|
| Renungan Harian Kristen Senin 27 April 2026, 1 Yohanes 3:12, Jangan Seperti Kain |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Alkitab-sdcvscvzs.jpg)