Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Harian Kristen

Renungan Harian Kristen Filipi 4:2-9, Menyikapi Kekuatiran

Berdoa dengan penuh ucapan syukur menuntut kepercayaan pada Allah. Firman Tuhan dalam Filipi 4:2-9

Editor: Alpen Martinus
Mahasiswa Magang Unima/Juita Onibala
RENUNGAN: Alkitab 

Ringkasan Berita:1. Mari kita belajar bagaimana menyikapi kekuatiran.
 
2. Firman Tuhan dalam Filipi 4:2-9
 
3. Berdoa dengan penuh ucapan syukur menuntut kepercayaan pada Allah.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kuatir masih menjadi bagian dari hidup manusia yang berdosa.

Namun Tuhan Yesus mengajarkan agar kita berpegang kepada janjiNya.

Mari kita belajar bagaimana menyikapi kekuatiran.

Baca juga: Renungan Harian Kristen Mazmur 33:22, Kasih Setia yang Menjadi Pengharapan

Renungan harian ditulis oleh Boy Borang dalam moment of inspiration LPMI.

Firman Tuhan dalam Filipi 4:2-9

“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginan kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.” (Fil 4:6)

“Ah! Bagi saya, kita tidak boleh mengatakan pada orang-orang, “jangan kuatir!”

Namanya manusia, siapa yang tidak ada kekuatiran?”

Lalu ada yang mengklarifikasi, ya memang benar semua manusia tak luput dari kekuatiran, tapi kan kita orang percaya, harus berbeda sikap. 

Kekuatiran itu memang sebuah fakta, karena itu memang ada.

Tapi bagaimana kita menyikapinya. Katakanlah bahwa kekuatiran itu bersifat netral.

Dari kata-kata seperti “Jangan kuatir” atau “serahkanlah” segala kekuatiranmu (1 Pet.5:7), jelas bahwa kekuatiran itu memang ada, tapi “jangan” meladeninya.

“Serahkanlah” artinya jangan tanggung sendiri.

Dalam Filipi 4:6-7 ini, secara khusus Paulus mengingatkan jemaat Filipi untuk berdoa, daripada kuatir.

Berdoa dengan penuh ucapan syukur menuntut kepercayaan pada Allah.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved