Rabu, 3 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Amalan Islam

Doa Sapu Jagat, Bacaan Pendek yang Punya Keutamaan Luar Biasa

Melalui doa, umat Muslim membangun komunikasi langsung dengan Allah SWT untuk memohon keberkahan dan perlindungan-Nya.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Dokumentasi Tribun Manado
ILUSTRASI DOA - Amalan doa sapu jagat. Bacaan pendek dengan khasiat luar biasa. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu ibadah yang paling utama lagi agung dalam Islam adalah berdoa. 

Berdoa juga sangat dianjurkan dalam Islam.

Dalam Al Quran, Surah Al-Mu’min 40: 60, Allah SWT berfirman: 

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Rabbmu berfirman: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku (berdo’a kepada-Ku) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.

Melalui doa, umat Muslim membangun komunikasi langsung dengan Allah SWT untuk memohon keberkahan dan perlindungan-Nya.

Dalam Islam, terdapat beragam doa yang dianjurkan untuk diamalkan, salah satunya adalah doa yang dibaca saat sujud terakhir dalam salat.

Doa yang dikenal dengan sebutan doa sapu jagat ini kerap diamalkan oleh banyak umat Islam.

Meski pendek, doa ini menyimpan keutamaan luar biasa yang mampu menghadirkan ketenangan dan keberkahan dalam hidup.

Bacalah doa sapu jagat

Doa sapu jagat bertujuan untuk meminta kebaikan di dunia dan di akhirat.

Para ulama berpendapat bahwa doa sapu jagat mengandung makna kebaikan, memohon perlindungan hidup di dunia dan keselamatan di akhirat.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

RABBANA, ATINA FID DUNYA HASANAH, WA FIL AKHIRATI HASANAH, WA QINA ADZABAN NAR.

Artinya: Tuhan kami, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa neraka.

Waktu yang paling tepat untuk membaca doa sapu jagat adalah setelah sholat, seperti setelah sholat fardhu atau sholat Sunnah.

Keutamaan doa sapu jagat

Mengikuti Ajaran Rasul

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, doa sapu jagat merupakan doa paling banyak dibacakan oleh Rasul. Berikut hadisnya:

عن أنس قال كان أكثر دعاء النبي صلى الله عليه وسلم اللهم ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار

"Dari Anas, ia berkata, 'Kebanyakan doa yang dibaca Rasulullah SAW adalah Allahumma, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, waqina adzabannar.' (HR Bukhari dan Muslim)."

Doa untuk Kebaikan di Dunia

Dalam sebagian makna doa ini, setiap Muslim yang mengucapkan doa ini menjelaskan bahwa mengucapkan doa ini sama halnya dengan memohon pertolongan Allah untuk mendapatkan kehidupan yang baik di dunia.

Misalnya, kebaikan dalam beramal, berada di tengah-tengah orang-orang yang berilmu, kemudahan rezeki, keberkahan umur dan kesehatan, serta terbebas dari ancaman bahaya.

Memohon Keselamatan di Akhirat
Selain memohon keberkahan di dunia, doa sapu jagat juga memohon keberkahan dan keselamatan di akhirat.

Misalnya, memohon perlindungan dari fitnah akhirat yang akan membebani perbuatan jahat seseorang, dan perlindungan dari siksa api neraka.

Perlindungan dari Panasnya Api Neraka

Islam mengakui adanya hari akhir yang disebut Yaum al-Hisab, atau Hari Pembalasan untuk semua perbuatan manusia. Ini termasuk perbuatan baik dan buruk.

Jika perbuatan baik Anda lebih berat, Anda akan masuk surga, dan sebaliknya, jika perbuatan buruk Anda lebih berat, Anda akan masuk neraka.

Melalui doa sapu jagat ini, kita memohon perlindungan, dan kita juga memohon ampun kepada Allah atas segala kesalahan dan perbuatan buruk yang telah kita lakukan selama hidup di dunia.

Namun demikian, doa sapu jagat harus dibarengi dengan amal shaleh yang mendatangkan pahala.

Serta ketekunan dalam beragama dan beribadah.

5 adab yang dilakukan oleh muslim saat berdoa:

1. Menghadap ke kiblat

Berdoa menghadap ke kiblat pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Sahabat Jabir Ibnu Abdullah seperti diriwayatkan dalam sebuah hadits Muslim, dia pernah wukuf di Arafah bersama Rasulullah SAW.

Di Arafah Jabir melihat bagaimana Nabi Muhammad SAW berdoa.

Menurut Jabir, saat tiba di Arafah Rasulullah menghadap kiblat dan berdoa sampai matahari terbenam.

2. Menengadahkan tangan

Sahabat Sulaiman seperti diriwayatkan dalam Hadits Abu Dawud mengatakan bahwa, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah adalah Zat Yang Maha Hidup dan Maha Mulia. Ketika para hamba-Nya mengangkat tangan mereka, Allah malu jika menolaknya dengan tangan hampa."

Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, Diriwayatkan pula oleh al-Tirmidzi. Dikutip dari Kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al-Ghazali dalam Bab Doa, hadits serupa juga diriwayatkan Ibnu Majah dan al-Hakim.

"Menurut al-Hakim sanadnya Shahih, karena memenuhi kriteria al-Bukhari dan Muslim," tulis Al -Ghazali .

Anas Ibn Malik juga mengatakan bahwa saat berdoa Rasulullah SAW selalu mengangkat kedua tangannya hingga putih ketiaknya terlihat.

3. Membaca puji-pujian dan sholawat

Saat berdoa, seorang muslim tak boleh terburu-buru.

Muslim disarankan untuk menghantarkan puji-pujian dan sholawat sebelum menyampaikan munajatnya.

Salah seorang Sahabat Nabi berkata :

"Ketika Nabi Muhammad saw duduk di masjid, tiba-tiba datang seorang laki-laki masuk, lalu ia shalat. Setelah selesai ia membaca doa,'Allahummaghfirlii warhamnii'. Maka waktu itu Rasulullah pun berkata, wahai kawan, engkau terburu-buru. Jika Engkau sholat, duduklah dahulu kemudian bacalah puji-pujian kepada Allah. Karena dia yang memiliki pujian itu, lalu Engkau baca shalawat kepadaku kemudian baru berdo'a .Kemudian datang seorang yang lain setelah sholat ia memuji Allah dan membaca shalawat untuk Nabi Muhammad saw. dan setelah itu Nabi bersabda, Berdo'alah akan dipenuhi."

4. Dengan suara lembut dan rasa takut

Allah menyukai hamba-hambanya yang lembut dan tak melampaui batas, termasuk juga saat sedang berdoa.

Selain itu, kita juga dianjurkan untuk berdoa dengan rasa takut dan penuh harap.

Firman Allah SWT yang berbunyi, "Berserulah (Berdo'a) kepada Tuhanmu dengan merendahkan diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang melampaui batas. Dan janganlah engkau berbuat kerusakan dibumi sesudah (Allah SWT ) memperbaikinya, dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak diterima) dan harap (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Q.S. Al A'raf : 55-56)

5. Yakin akan dikabulkan

Di dalam berdoa kita harus yakin dan berprasangka baik kepada Allah, seperti hadis berikut ini:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي

Sesungguhnya Allah berfirman: “Aku sebagaimana prasangka hambaku kepada-Ku. Aku bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku.” [HR. Muslim 4832, 4851; Tirmidzi 3527, Ahmad 7115]

Telah tayang di: TribunStyle.com

Baca Berita Lainnya di: Google News

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved