Breaking News
Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Kristen

Renungan Malam Kristen, Berdamai dengan Keadaan

Berdamai dengan keadaan bukan berarti kita menyerah atau pasrah begitu saja pada kesulitan.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Erlina Langi
Tribun Manado/Lin
RENUNGAN - Renungan Malam Kristen. Renungan kali ini tentang Berdamai dengan Keadaan 

Namun kekuatan serta penghiburan dari Tuhan, nyata adanya

Ingatlah kisah Ayub. Ia kehilangan segalanya—harta, anak-anak, bahkan kesehatannya. Namun, ia tidak pernah berhenti berharap pada Tuhan.

Meskipun ia meratap dan bertanya, ia pada akhirnya berdamai dengan kenyataan pahitnya, membiarkan imannya bersandar sepenuhnya pada Allah yang berdaulat.

Damai yang Sejati Datang dari Atas

Dunia menawarkan banyak cara untuk mencari damai, seperti lari dari masalah, atau mengabaikannya. Namun, damai yang ditawarkan Yesus berbeda.

"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu." (Yohanes 14:27)

Damai ini tidak bergantung pada keadaan yang sempurna.

Damai ini ada di tengah badai.

Damai ini memungkinkan kita untuk tidur nyenyak di tengah krisis, karena kita tahu Bapa kita yang di surga sedang memegang tangan kita.

Langkah Kecil Menuju Kedamaian

Malam ini, luangkan waktu untuk:

Mengakui Perasaanmu: Jujurlah pada Tuhan tentang apa yang kamu rasakan—kekecewaan, kesedihan, atau kemarahan. Tuhan Maha Tahu, dan Ia ingin mendengarkanmu.

Melepaskan Kendali: Berdoa dan serahkan semua yang membebanimu kepada-Nya. Lepaskan keinginan untuk mengendalikan setiap detail dalam hidupmu.

Bersyukur dalam Segala Hal: Temukan satu hal kecil yang patut disyukuri dari harimu.

Syukur adalah pintu gerbang menuju kedamaian, karena ia mengalihkan fokus kita dari apa yang kurang menjadi apa yang telah Tuhan sediakan.

Mari kita tutup renungan ini dengan doa:

Ya Bapa di surga, terima kasih atas hari yang telah Engkau berikan. Terima kasih atas kasih setia-Mu yang tidak pernah berakhir. Malam ini, aku datang kepada-Mu dengan segala keadaanku.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved