Pondok Kecil Tak Berdinding, Tempat Ani Mencari Uang Dengan
Tidak ada yang tidak bisa dijual di Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.
Penulis: | Editor:
Tidak ada yang tidak bisa dijual di Desa Molibagu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Yang ada tinggal kurangnya kreativitas dan modal. Betapa tidak, di desa ini masih ada pondok-pondok kecil yang menjual berbagai jenis buah-buahan bahkan kayu api dengan jumlah yang bisa dihitung dengan jari itu.
BERJAM-JAM lamanya pondok kecil itu dijaga oleh seorang ibu muda sebut saja Ani, Sabtu (12/4).
"Saya menjual berbagai buah-buahan seperti pisang juga gula merah dan kayu bakar," ujarnya Ani dengan logat
Ia langsung melayani pembeli ketika para pembeli yang umumnya menggunakan kendaraan roda dua dan empat itu datang. Dengan senyum, Ani yang cantik ini memindahtangankan barang-barang daganngannya kepada "pengila" pisang dan barang jualan pondok. Teriknya panas mentari dan asap polusi kendaraan tak membuatnya beranjak dari bangunan tanpa dinding itu.
"Ini semua bisa terjual," kata Ani.
Ani akan langsung memasukkan barang dagangannya saat Maghrib menjelang. Ia menghitung uang hasil daganganya. Uang Rp 50 Ribu bisa membuatnya tersenyum.
"Selain cari sendiri, ada juga yang menitip. Mereka yang memberikan imbalan ala kadarnya," ujar Ani.
Sambil meninabobokan anaknya dengan mata tertuju terus ke arah pondok, Ani menyebut gaya berdagang ini bisa membantu ekonomi keluarga. Minimal untuk membeli bahan-bahan dapur.
"Yang kami tidak punya ialah modal. Modalnya mau ambil di mana. Kalau ada modal kami bisa mengatur apakah memberi sedikit atau banyak," katanya.
Ani memang tidak bisa memutar uangnya untuk menghasilkan uang lebih. Uang tidak terlalu banyak berputar di Bolsel. Banyak orang yang tidak membelanjakan uangnya di Bolsel. Ia menunggu gebrakan pemerintah untuk mempelancar pembangunan, menarik investor dan menaikkan derajat hidup masyarakat.
Ani satu di antara penjual dengan pondok tanpa dinding itu. Entah sampai kapan pondok itu tak akan ada lagi terganti kios besar dengan modal yang lebih kuat. (david manewus)