Brigade Manguni Akademisi Dibentuk di Sulut
Pembentukan Brigade Manguni Akademisi (BMA) mendapat lontaran pertanyaan yang tajam.
Penulis: | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado David Manewus
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pembentukan Brigade Manguni Akademisi (BMA) mendapat lontaran pertanyaan yang tajam. Pamela Pantouw, mahasiswi Institut Bahasa Asing (IBA) menanyakan apa yang bisa dilakukan mahasiswa dalam organisasi BMA.
Pertanyaan anak Tonaas Brigade Manguni Dewan Pimpinan Daerah Sulawesi Utara Hanny Pantouw itu muncul dalam Konsolidasi Brigade Manguni Akademisi DPD Sulawesi Utara di MTC Mega Mass Manado Selasa (5/10/2013).
Harce Maramis, sekertaris Dewan Pimpinan Tonaas Brigade Manguni Indonesia mengatakan ia tidak punya apa-apa yang bisa diberikan. Tapi ia bisa berjuang bagi NKRI.
Hanny Pantouw yang juga menjawab pertanyaan itu mencontohkan perkataan Soekarno.
"Berilah sepuluh pemuda, maka akan kuubah dunia," ujarnya.
Ia juga mencontohkan peristiwa Malari. Mereka yang ikut demo telah menjadi pejabat.
"Mereka antara lain ialah Akbar Tanjung, Cosmas Batubara dan Theo Sambuaga," tuturnya.
Pantouw tidak ingin mahasiswa yang hadir juga lebih banyak mengikuti demo. Tapi menunjukkan kualitas.
"Kalian harus meneruskan tongkat estafet pembangunan," ujarnya.
Decky Maengkom, Tonaas Wangko Brigade Manguni Indonesia mengatakan Brigade Manguni Akademisi dibuat sesuai dengan visi anak muda untuk membuat perubahan bagi bangsa. Dijelaskannya, Brigade Manguni sendiri merupakan organisasi yang tidak berdasarkan agama atau politik tertentu.
BMI sekarang sudah memiliki sepuluh DPD. Dan tersebar di semua desa dan kecamatan. Di desa, pimpinannya disebut wanua. Sedangkan kecamatan disebut walak. BM dibuat sebelas tahun lalu. Organisasi itu dibuat saat ada kerusuhan-kerusuhan besar. Tujuan awalnya untuk menjaga kota. Sekarang di masa pembangunan berjuang untuk tegaknya NKRI.
BMA dibuat juga untuk menjawab kaderisasi. Mereka juga menjadi sarana untuk melawan narkoba, minuman keras dan lain sebagainya. Stevanus Sumolang, tonaas BMA mengatakan slogannya ialah berani maju, berani bicara dan bersama kita bisa.