Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tribun Manado Travel

2 Air Terjun di Matabulu Boltim yang Bikin Rindu Pengunjung, Punya Banyak Spot Instagramable

 Desa Matabulu di kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), ternyata menyimpan dua objek wisata

Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
Tribun Manado/Nielton Durado
INSTAGRAMABLE - Dua Objek wisata air terjun di desa Matabulu, Kecamatan Nuangan, Kabupaten Boltim. Punya spot foto Instagramable. 

Ringkasan Berita:
  • Desa Matabulu di kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sulawesi Utara ternyata menyimpan dua objek wisata
  • Kedua objek wisata tersebut adalah air terjun Dodandian Satu dan Dodandian Dua
  • Air terjun ini sudah sangat viral dan menjadi destinasi wisata bagi wisatawan baik di Bolmong Raya dan Kota Manado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Desa Matabulu di kecamatan Nuangan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara (Sulut), ternyata menyimpan dua objek wisata instagramable.

Kedua objek wisata tersebut adalah air terjun Dodandian Satu dan Dodandian Dua.

Air terjun ini sudah sangat viral dan menjadi destinasi wisata bagi wisatawan baik di Bolmong Raya dan Kota Manado.

Jarak air terjun Dodandian dan Kota Mando sebagai ibu kota Provinsi Sulut sekira 240 kilometer.

Bila bertolak dari Kota Manado, pengunjung bisa menempuh perjalanan sekitar enam jam lamanya.

Namun, jalan ke air terjun Dodandian di desa Matabulu belum sepenuhnya bagus. 

Bagi pengendara roda empat dan roda dua harus memarkir kendaraannya mereka di perkebunan warga.

Setelah itu, wisatawab harus berjalan sekitar 300an meter ke arah air terjun Dodandian Satu.

Sedangkan air terjun Dodandian Dua jaraknya sekitar 500an meter dari tempat parkir.

Air terjun Dodandian Satu punya ketinggian sekitar 150an meter. 

Sedangkan air terjun Dodandian Dua ketinggiannya mencapai 350an meter.

Dea salah seorang warga di Matabulu mengatakan pada saat libur lebaran dua air terjun ini sangat ramai dikunjungi wisatawan.

"Ada yang dari Kotamobagu bahkan sampai Manado yang datang kesini," ujarnya, Selasa 31 Maret 2026. 

Ia membeberkan pengunjung yang datang tidak dipungut biaya.

"Sampai hari ini masih gratis," katanya. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved