Pemkab Bolsel
Dikbud Bolsel Bahas Penanganan Sekolah Bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Ruang di Modisi
Pemerintah membahas rencana pembukaan sekolah baru bagi para peserta didik yang berasal dari wilayah Gunung Ruang.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Audiensi Pemkab Bolsel dengan tim pengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Direktorat SD dan SMP di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
- Bahas soal pendidikan bagi siswa dan tenaga pendidik yang terdampak erupsi Gunung Ruang di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
- Dinas Pendidikan Bolsel juga memfasilitasi sejumlah siswa asal Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk mengikuti gladi Tes Kemampuan Akademik yang digelar pada 9–10 Maret 2026 lalu.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Bolaang Uki – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melakukan audiensi dengan tim pengelola Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta Direktorat SD dan SMP di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pertemuan tersebut membahas langkah penanganan pendidikan bagi siswa dan tenaga pendidik yang terdampak erupsi Gunung Ruang di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Sekretaris Dinas Pendidikan Bolsel, Idwan Latjolai mengatakan dalam audiensi itu terdapat beberapa poin penting yang dibahas bersama pemerintah pusat.
"Diantaranya penutupan empat sekolah yang telah hancur akibat erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro,” ujar Idwan, Senin 16 Maret 2026.
Selain itu, pemerintah juga membahas rencana pembukaan sekolah baru bagi para peserta didik yang berasal dari wilayah Gunung Ruang dan kini berada di lokasi hunian baru di Desa Modisi, Bolsel.
“Pembukaan sekolah baru ini ditujukan bagi peserta didik asal Gunung Ruang yang saat ini sudah berada di lokasi hunian,” katanya.
Tidak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mekanisme mutasi tenaga pendidik dan peserta didik dari sekolah asal di Kabupaten Sitaro ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Bolsel.
Idwan menambahkan, penggunaan dana BOS tahap pertama tahun 2026 juga menjadi perhatian dalam audiensi tersebut.
Salah satu sekolah yang telah mencairkan dana BOS adalah SMP Negeri 4 Tagulandang.
“Sekolah tersebut saat ini telah hancur akibat erupsi Gunung Ruang, sementara tenaga pendidik dan peserta didiknya telah berada di lokasi hunian di Bolsel,” jelasnya.
Disisi lain, Dinas Pendidikan Bolsel juga memfasilitasi sejumlah siswa asal Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk mengikuti gladi Tes Kemampuan Akademik yang digelar pada 9–10 Maret 2026 lalu.
“Peserta didik yang difasilitasi berasal dari beberapa sekolah, yakni dua siswa dari SD GMIST Patmos Laingpatehi, tiga siswa dari SDN Inpres Laingpatehi, dan enam siswa dari SMP Negeri 4 Tagulandang,” kata Idwan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan gladi TKA untuk jenjang SD berlangsung di SDN Modisi, sementara jenjang SMP dilaksanakan di SMP Negeri Satap Posilagon.
Menurut Idwan, tes kemampuan akademik merupakan instrumen pengukuran capaian belajar siswa yang terstandar dan kini menggantikan Ujian Nasional.
“Hasil TKA juga menjadi salah satu syarat penerimaan murid baru sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik,” ujarnya.
| Peringati Hari Kartini dan Otonomi Daerah, Pemkab Bolsel Tegaskan Komitmen Kesetaraan Gender |
|
|---|
| Malam Mingguan di Kawasan Gate Marligo, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Ingatkan Soal Kebersihan |
|
|---|
| Terima Kunker BPK Sulut, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru Tegaskan Transparansi Keuangan Daerah |
|
|---|
| Tiba di Kampung Halaman, Skuad Bolsel FC Disambut Meriah Masyarakat dan Dijamu Bupati |
|
|---|
| Gelar Gala Dinner, Bolsel FC Diminta Tampil Maksimal di Liga IV Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Dikbud-Bolsel-audiensi-dengan-tim-pengelola-Bantuan-Operasional-Sekolah-BOS.jpg)