Pemkab Bolmong
Dinkes Bolmong Terus Pantau Kesehatan Masyarakat Terdampak Banjir
Dinas Kesehatan Bolmong hingga kini terus memantau kesehatan masyarakat terdampak banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Bolaang.
Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Ventrico Nonutu
Ringkasan Berita:
- Dinas Kesehatan Bolmong hingga kini terus memantau kesehatan masyarakat terdampak banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Bolaang.
- Kepala Dinas Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak mengatakan giat ini akan selesai hingga masa tanggap darurat selama 14 hari.
- Dinkes melakukan Fogging massal dengan tujuan masyarakat terdampak banjir tidak tertular penyakit dari gigitan nyamuk pasca banjir.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Bolmong - Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Sulawesi Utara (Sulut), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) hingga kini terus memantau kesehatan masyarakat terdampak banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Bolaang.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak mengatakan giat ini akan selesai hingga masa tanggap darurat selama 14 hari berakhir dan kondisi lingkungan benar-benar pulih.
Kolak mengatakan bahwa pasca banjir di wilayah terdampak seperti desa Solimandungan satu dan dua, sejumlah warga mulai mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sesak nafas, luka-luka hingga keluhan yang dipicu faktor kelelahan dan stres.
"Hari pertama pascabanjir, Dinkes menangani 17 warga yang mengalami luka-luka dan langsung diberikan penanganan medis berupa suntikan anti tetanus dan mencegah infeksi," ucapnya Senin (01/06/2026).
Hari kedua, jumlah warga yang mendapatkan penanganan kesehatan meningkat 52 orang kasus berbagai keluhan, angka tersebut terus bertambah hingga 95 kasus pada Jumat dan Sabtu tembus 98 kasus," jelasnya.
Mayoritas yang mendapat penanganan kesehatan berupa keluhan penyakit kulit seperti gatal-gatal akibat terdampak air banjir, ISPA, sesak nafas, serta gangguan kesehatan lainnya.
"Keluhan gatal cukup banyak, ISPA serta kelelahan," jelasnya.
Meski begitu saat memasuki hari ke empat atau hari Minggu (31/05) jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi 73 kasus hingga hari ini tinggal 32 kasus.
Terakhir langkah Dinkes melakukan Fogging massal dengan tujuan masyarakat terdampak banjir tidak tertular penyakit dari gigitan nyamuk pasca banjir.
"Dengan langkah tersebut Alhamdulillah kasus kasus gangguan kesehatan masyarakat kini bisa menurun drastis," tambahnya.
(TribunManado.co.id/Pin)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Komitmen Yusra Alhabsyi dan Dony Lumenta: Ribuan Pelaku UMKM Bolmong Terima Bantuan Modal |
|
|---|
| Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi Pimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 |
|
|---|
| Komitmen Tingkatkan SDM, Bupati Yusra Alhabsyi Resmikan Balai Latihan Kerja Pertama Pemkab Bolmong |
|
|---|
| Gerak Cepat Pemkab Bolmong Tekan Risiko DBD di Wilayah Terdampak Banjir Bandang |
|
|---|
| Pemkab Bolmong Sulawesi Utara Raih Opini WTP Atas LKPD Tahun 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Fogging-massal-di-desa-terdampak-banjir-pada-Minggu-3152026-oleh-Dinkes-Bolmong.jpg)