Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bolmong Sulawesi Utara

Tarian Kuda Lumping, Warisan Budaya Jawa yang Terjaga di Mopuya, Dumoga Bolmong

Tarian Kuda Lumping yang juga disebut Jaranan/Jathilan bersanding dengan Tari Barong khas Bali.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Gryfid Talumedun
Tribun Manado/Fernando_Lumowa
TRADISI - Atraksi Tarian Kuda Lumping dalam acara penyerahan kredit UMKM Pertanian di Desa Mopuya Selatan, Kecamatan Dumoga Utara, Selasa 5 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Etnis Jawa di Dumoga, Bolaang Mongondow tetap melestarikan budaya Kuda Lumping meski sudah beberapa generasi menetap di Sulawesi Utara.
  • Atraksi ini rutin tampil dalam acara pemerintah, hajatan, kenduri, hingga pesta pribadi, bahkan menarik perhatian warga luar daerah karena unik dan menegangkan.
  • Tradisi ini dijaga turun-temurun melalui kelompok seni Turonggo Yaksi Mopuya, yang melibatkan anak-anak hingga lansia sebagai penari, sinden, dan pemain musik.

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Meskipun telah hidup beberapa generasi di Dumoga, Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, masayarakat etnis Jawa tetap melestarikan warisan budaya mereka. 

Satu di antaranya Tarian Kuda Lumping. Atraksi budaya ini terjaga.

Kerap ditampilkan di beragama event. 

Baca juga: OJK Sulutgo dan Bank Citra Permudah Akses, Kucur Kredit UMKM Pertanian di Bolmong

Hajatan peresmian, kegiatan pemerintahan di wilayah setempat, kenduri maupun pesta pribadi.

Atraksi Kuda Lumping menarik perhatian.

Unik dan menarik bagi yang baru pertama kali menyaksikannya. 

"Baru pertama kali menonton langsung. Ternyata seru dan menegangkan," kata Martha, warga Manado yang menyaksikan atraksi Kuda Lumping di Desa Mopuya Selatan, Kecamatan Dumoga Utara, Selasa 5 Mei 2026.

TRADISI - Atraksi Tarian Kuda Lumping dalam acara penyerahan kredit UMKM Pertanian di Desa Mopuya Selatan, Kecamatan Dumoga Utara, Selasa 5 Mei 2026. Tarian Kuda Lumping, Warisan Budaya Jawa yang Terjaga di Mopuya, Dumoga Bolmong
TRADISI - Atraksi Tarian Kuda Lumping dalam acara penyerahan kredit UMKM Pertanian di Desa Mopuya Selatan, Kecamatan Dumoga Utara, Selasa 5 Mei 2026. Tarian Kuda Lumping, Warisan Budaya Jawa yang Terjaga di Mopuya, Dumoga Bolmong (Tribun Manado/Fernando_Lumowa)

Karena unik, ia merekam atraksi ini dan beberapa kali menyiarkan langsung di gawai seluler miliknya. 

Kuda Lumping eksis di wilayah Mopuya Raya dan sekitarnya, Kecamatan Dumoga.

Mopuya adalah daerah tujuan transmigrasi dari Jawa dan Bali pada awal 1970-an awal. 

Dua komunitas, Jawa dan Bali hidup berdampingan dengan warga Dumoga yang lebih dulu bermukim, etnis Minahasa dan Mongondow. 

Proses akulturasi budaya kerap ditampilkam dalam kegiatan-kegiatan pemerintahan, sosial maupun kemasyarakatan. 

Tarian Kuda Lumping yang juga disebut Jaranan/Jathilan bersanding dengan Tari Barong khas Bali.

Kadang juga lengkap dengan Tarian Kabela asli Bolaang Mongondow. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved