Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Dampak Gempa Sulut

Gempa Magnitudo 7.6 Guncang Sulut, 2 Rumah Ibadah di Kota Bitung Terdampak

Sunda Plafon di dalam gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, wilayah Bitung 8 rusak akibat gempa magnitudo 7,6, Kamis (2/4/2026) pagi.

|
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Frandi Piring
Tribun Manado/Christian_Wayongkere
GEREJA - Sunda Plafon di dalam gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, wilayah Bitung 8 rusak akibat gempa magnitudo 7,6, Kamis (2/4/2026) pagi. 

Ringkasan Berita:
  • Dampak kerusakan rumah ibadah di Kota Bitung, Sulut, akibat gempa magnitudo 7,6, Kamis (2/4/2026) pagi.
  • Sunda Plafon di dalam gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, wilayah Bitung 8 rusak.
  • Begitu juga dengan dinding tehel yang ada di bagian dalam masjid Al Mutaqin Kelurahan Girian Weru 1 Kecamatan Girian Weru 1 Kecamatan Girian.

 

TRIBUNMANADO.CO.IDBITUNG - Sunda Plafon di dalam gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, wilayah Bitung 8 rusak, Kamis (2/4/2026).

Kondisi tersebut merupakan dampak dari peristiwa gempa magnitudo 7.6 terjadi pada Kamis, 2 April 2026, pukul 06.48 Wita, dengan lokasi koordinat 1.21 lintang utara 126.25 bujur timur.

Berjarak 127 kilometer (Km) tenggara Bitung - Sulut dengan kedalaman 18 km.

Kerusakan sunda plafon lepas dari rangka, hingga jatuh ke lantai bawah dan balkon lantai dua gereja.

Hal ini dibenarkan oleh Bapak Denny selaku Kostor Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, hampir pukul 07.00 Wita.

"Dari luar gereja kami dengar bunyi prak di dalam gereja. Saat kami masuk ke dalam sunda plafon rusak lepas dari rangkanya," kata Benny saat diwawancarai Reporter Tribun Manado Christian Wayongkere di dalam gedung gereja, Kamis (2/4/2026).

Saat wawancara berlangsung, cuaca di luar cerah.

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Sulut hingga Malut, Gereja GKPMI Imanuel Lelewi Ternate Rusak Parah

Gedung Gereja GMIM Petra Wangurer Barat, terletak di Kelurahan Wangurer Barat Kecamatan Madidir Bitung.

Gedung gereja tersebut berjarak 2,5 Kilometer (Km) dari Kantor Polres Bitung di jalan RW Mongisidi.

Dapat ditempuh dengan waktu tujuh menit menggunakan kendaraan bermotor.

Lanjut Kostor Benny, saat kejadian tidak ada orang di dalam gedung gereja.

Puing-puing Sunda plafon yang rusak, dibersihkan olehnya bersama Pendeta Pelayanan dan sang suami.

Terpantau di lokasi, puing-puing sunda plafon berwarna putih ada yang masih di balkon lantai 2 gedung gereja, dan sudah di bersihkan dan letakkan di depan kanan gedung gereja.

Lampu LED yang terpasang di sunda plafon tersebut satu diantaranya jatuh dan satunya lagi tergantung.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved