Anak stunting akan memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak seusianya.
Gangguan perkembangan otak:
Stunting dapat menghambat perkembangan kognitif dan kecerdasan anak, serta mempengaruhi kemampuan belajar dan konsentrasi.
Meningkatkan risiko penyakit:
Anak stunting lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi dan penyakit kronis.
Dampak jangka panjang:
Stunting dapat mempengaruhi produktivitas anak di masa depan, menurunkan kualitas sumber daya manusia, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi suatu negara.
Pencegahan Stunting
Pemberian ASI eksklusif:
Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi.
Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat:
MPASI harus diberikan secara bertahap, sesuai dengan usia anak, dan mengandung gizi seimbang.
Pencegahan infeksi:
Menjaga kebersihan lingkungan, memberikan imunisasi yang lengkap, dan segera mengobati penyakit infeksi pada anak.
Pendidikan gizi:
Memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat kepada orang tua.
Akses terhadap layanan kesehatan:
Memastikan akses yang mudah dan terjangkau ke layanan kesehatan untuk ibu hamil dan anak-anak. (Mjr)
-
Baca juga: BKKBN Manado Gelar Rakor Stunting, Ini Kata Steaven Dandel
Baca tanpa iklan