Berita Populer Minahasa

Berita Populer Minahasa Selasa 26 Agustus 2025, Kecamatan Kawangkoan Jadi Wilayah Nol Kasus Stunting

Penulis: Tim Tribun Manado
Editor: Frandi Piring
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KAWANGKOAN MINAHASA - Potret Tugu Ragey Kelurahan Talikuran Utara, Jalur Kawangkoan Minahasa - Tomohon, Kecamatan Kawangkoan Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Kawangkoan jadi wilayah tanpa kasus stunting di Kabupaten Minahasa. Kabar gembira ini menjadi Berita Populer Minahasa edisi Selasa (26/8/2025).

Anak stunting akan memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari anak seusianya. 

Gangguan perkembangan otak:

Stunting dapat menghambat perkembangan kognitif dan kecerdasan anak, serta mempengaruhi kemampuan belajar dan konsentrasi. 

Meningkatkan risiko penyakit:

Anak stunting lebih rentan terhadap berbagai penyakit, termasuk infeksi dan penyakit kronis. 

Dampak jangka panjang:

Stunting dapat mempengaruhi produktivitas anak di masa depan, menurunkan kualitas sumber daya manusia, dan memperlambat pertumbuhan ekonomi suatu negara. 

STUNTING - Ilustrasi stunting. Gambar dibuat oleh Meta AI pada Selasa 24 Juni 2025. (META AI)

Pencegahan Stunting

Pemberian ASI eksklusif:

Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. 

Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat:

MPASI harus diberikan secara bertahap, sesuai dengan usia anak, dan mengandung gizi seimbang. 

Pencegahan infeksi:

Menjaga kebersihan lingkungan, memberikan imunisasi yang lengkap, dan segera mengobati penyakit infeksi pada anak. 

Pendidikan gizi:

Memberikan edukasi tentang pentingnya gizi seimbang dan pola asuh yang tepat kepada orang tua. 

Akses terhadap layanan kesehatan:

Memastikan akses yang mudah dan terjangkau ke layanan kesehatan untuk ibu hamil dan anak-anak. (Mjr)

-

Baca juga: BKKBN Manado Gelar Rakor Stunting, Ini Kata Steaven Dandel

 

 
 

Berita Terkini