Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak DPW Partai Nasdem Sulut maupun DPP di Jakarta terkait pengunduran diri tersebut.
Namun, langkah Tatong memunculkan berbagai spekulasi politik, termasuk arah dukungannya dalam kontestasi pilkada mendatang.
Tatong sendiri hingga kini belum memberikan pernyataan terbuka kepada media mengenai langkah politik selanjutnya pasca mundur dari Nasdem.
Apakah ia akan bergabung dengan partai lain, atau memilih fokus pada urusan keluarga masih menjadi tanda tanya publik.
Yang jelas dengan mundurnya Tatong Bara, peta kekuatan politik di wilayah BMR khususnya di Kotamobagu, dipastikan akan mengalami dinamika baru.
Pernah Ditunjuk Prabowo Jadi Cawagub Dampingi YSK
Sebelumnya pada Pilkada Sulu 2024 lalu, Tatong Bara sempat menjadi sorotan usai namanya ditunjuk oleh Prabowo Subianto untuk maju bertarung di Pilkada Sulut.
Tatong Bara ditunjuk jadi Wakil untuk mendampingi Mayjen Yulius Selvanus Komaling atau Mayjen Yulius Selvanus Lumbaa sebagai Calon Gubernur Sulut.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara, Conny L Rumondor.
Menyebut bahwa pasangan tersebut merupakan pilihan Prabowo Subianto.
"Ini pasangan yang dipilih Pak Prabowo. Semua hal yang berkaitan dengan pengusungan ini sudah dikoordinasikan dengan DPP," kata Conny di Manado, Senin (3/6/2024).
Sosok Tatong Bara
Tatong Bara dikenal sebagai tokoh wanita dari Bolaang Mongondow Raya.
Lahir pada 11 Juli 1967 di Kelurahan Matali, Kotamobagu Timur, Kotamobagu.
Anak dari Imran P Bara dan Netty Paputungan.
Tatong mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri I Matali pada tahun 1980, SMP Katolik Theodorus Kotamobagu pada tahun 1983, dan SMA Negeri 1 Kotamobagu pada tahun 1986.
Ia melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Sam Ratulangi Manado di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, lulus pada tahun 1991.