"Brebes sedang kita benahi bersama, dan itu harus dimulai dari hal paling mendasar. Tertib aset, administrasi, dan tertib tanggung jawab," kata Paramitha.
Paramitha menegaskan, pengelolaan aset daerah itu sangat penting agar dapat menjaga aset negara dengan baik.
Mobil dinas agar dimanfaatkan sesuai fungsinya, serta dipertanggungjawabkan pengunaannya.
"Mungkin nanti kita lakukan pelelangan dan lakukan pembaruan kendaraan," tambahnya lagi.
Kepala Badan Pegelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Brebes Edi Kusmartono menambahkan, total aset kendaraan dinas yang dimiliki Pemkab Brebes lebih dari 400 unit yang tersebar di sejumlah OPD dan instansi lainnya.
"Dari jumlah ini, ada sekitar 30 persen kendaraan dinas yang kondisinya tidak layak, termasuk yang tidak memiliki BPKB dan STNK karena ada yang hilang dan lainnya," pungkas Edi.
Rekam Jejak Paramitha Widya
Paramitha Widya Kusuma lahir di Brebes,18 Januari 1992.
Ia tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan nuansa pengabdian publik.
Putri dari mantan Bupati Brebes, Indra Kusuma, ini mewarisi semangat kepemimpinan dan kepedulian terhadap masyarakat sejak usia muda.
Mbak Mitha-sapaan akrabnya, membuktikan bahwa perempuan muda pun bisa tampil sebagai pemimpin daerah dengan visi kuat dan keberanian mengambil keputusan besar.
Langkah politiknya dimulai dari Senayan.
Pada Pemilu 2019, ia terpilih sebagai Anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah IX (Brebes, Tegal) melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Selama menjabat, ia aktif di Komisi VII yang membidangi energi, riset, dan lingkungan hidup.
Kepeduliannya pada isu strategis dan keberpihakannya pada masyarakat bawah menjadikannya salah satu politisi muda yang diperhitungkan.