TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Aliansi Sulut Bergerak melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Massa aksi gabungan mahasiswa ini berhasil menerobos blokade polisi.
Akibatnya kericuhan dengan anggota Polresta Manado tak bisa dihindari.
Massa memaksa ingin masuk dari pintu depan namun tidak bisa, sehingga mereka masuk dari pintu samping.
Polisi yang berjaga tidak mampu menahan massa yang masuk ke Kantor DPRD Sulut.
Akibatnya sejumlah fasilitas di lantai satu Kantor DPRD Sulut rusak.
Menurut salah satu mahasiswa, mereka ingin bertemu dengan anggota DPRD Sulut.
"Kita ingin anggota DPRD membatalkan UU TNI yang baru disahkan," ungkapnya.
Ia menjelaskan, mereka turun ke Kantor DPRD Sulut mewakili masyarakat.
"Kita mewakili masyarakat, tatapi tidak ada anggota DPRD Sulut yang datang menemui kami," pungkasnya.
Coret Tembok Tolak UU TNI
Mahasiswa di Manado melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
Massa aksi gabungan yang menamakan Aliansi Sulut Bergerak berhasil menerobos blokade polisi.
Mereka berhasil masuk Kantor DPRD Sulut yang dijaga ketat polisi.
Sejumlah fasilitas pun rusak seperti meja kaca, pot bunga, hingga keyboard komputer.
Baca juga: Seorang Perawat di Kotamobagu Meninggal Dunia, Korban Kecelakaan di Jalan D.C. Manoppo Pobundayan
Baca juga: Pimpinan Tribun Manado Kunjungi Sangihe, Bahas Potensi Bersama Michael Thungari-Tendris Bulahari