Selain itu, mereka juga menyoroti penempatan posisi podium yang tidak sejajar, yang menurut tim NK-STA mempengaruhi suasana dan kesetaraan dalam debat.
“Dari apa yang terjadi, merupakan wujud protes karena didiskriminasi. Mulai dari surat protes kami tidak diindahkan, juga posisi podium yang menurut tim pemenangan kami mendiskriminasi,” kata Nayodo Koerniawan dengan tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak KPU Kotamobagu belum memberikan tanggapan resmi terkait walk out dan protes yang diajukan oleh tim pemenangan NK-STA.
Protes ini menambah ketegangan dalam proses pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kotamobagu yang kini semakin dekat dengan hari pencoblosan. (TribunManado.co.id/Fra/DCMG)
Baca juga: 3 Berita Populer Sulut: Harga BBM Naik, CEP Yakin Golkar Berjaya, Paslon NK-STA Walk Out saat Debat
*Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
*Update Berita Terbaru TribunManado.co.id di sini!