Sontak, pikap pun terpental ke kiri dan keluar dari badan jalan.
Akibat kejadian tersebut, Hadi yang merupakan warga beralamat Gombeng Sari, Banyuwangi, Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia dengan beberapa luka di tubuhnya.
Sementara penumpangnya mengalami luka lecet pada siku tangan kanannya.
Sementara pengemudi truk dalam kondisi sehat.
Kondisi dua kendaraan mengalami kerusakan.
Mobil pikap warna hitam tersebut ringsek di bagian depan hingga kabin.
Kemudian ban depannya juga pecah.
Kendaraan truk mengalami penyok bumper kanan bagian depan dan ban kanan bagian belakang robek.
"Hasil olah TKP sopirnya diduga mengantuk karena kendaraan pikap melaju di lajur kanan (lawan) sebelum peristiwa tersebut," ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kompol I Komang Muliyadi saat dikonfirmasi, Senin 7 Oktober 2024.
Dia menyebutkan, pasca kejadian tersebut kasus laka lantas maut yang terjadi di jalur tengkorak tersebut telah ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana.
"Sudah ditangani Satlantas Polres Jembrana untuk tindakan lebih lanjut," sebutnya.
Kompol Muliyadi mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan baik itu roda dua, empat dan selebihnya agar tetap waspada dan hati-hati saat berkendara.
Utamakan keselamatan diri sendiri dan jangan sampai membahayakan orang lain.
"Terutama jika kondisi tidak fit dan bahkan mengantuk agar segera untuk beristirahat sejenak.
Ini sangat penting untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan terjadi," imbaunya.