Ramadan 2024

Doa Puasa Hari ke-19 Ramadan 2024, Bacalah Doanya dan Rasakan Sendiri Keutamaannya

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Indry Panigoro
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi orang berdoa -

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Puasa Ramadan merupakan salah satu dari rukun Islam.

Menurut syariat Islam, puasa Ramadhan hukumnya fardhu (diwajibkan) untuk Muslim dewasa, kecuali ia mengalami halangan untuk melakukannya seperti sakit, dalam perjalanan, sudah tua, hamil, menyusui, diabetes, atau sedang mengalami menstruasi.

Anyway tahukah Anda kalau doa oramg yang berpuasa itu akan terkabul.

Seperti yang tertuang hadis dalam riwayat Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah menuturkan bahwa:

"Ada 3 (tiga) orang yang doanya tidak akan ditolak : Pemimpin yang adil, orang yang berpuasa hingga ia berbuka, dan doa orang yang teraniaya (terdzalimi), Allah akan angkat di atas awan pada hari kiamat,".

Oleh karena itu, doa adalah termasuk salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan umat Islam di bulan suci ramadan.

Nah di hari ke-19 puasa Ramadan 2024 ini, yang jatuh pada Sabtu 30 Maret 2024 sepatutnya juga kita memanjatkn Doa puasa hari ke-19.

Ilustrasi (reepik)

Bacaan Doa Puasa Hari ke-19 Ramadhan

Saat puasa Ramadhan sudah memasuki hari ke-19, umat Islam bisa membaca doa sebagai berikut yang dituliskan dalam bahasa Arab, tulisan latin, beserta terjemahannya.

اَللَّهُمَّ وَفِّرْ فِيْهِ حَظِّيْ مِنْ بَرَكَاتِهِ وَ سَهِّلْ سَبِيْلِيْ إِلَى خَيْرَاتِهِ وَ لاَ تَحْرِمْنِيْ قَبُوْلَ حَسَنَاتِهِ يَا هَادِيًا إِلَى الْحَقِّ الْمُبِيْنِ

Latin: Allahumma wafir fîhi hadhdhî min barakâtihi wa sahhil sabîlî ilâ khairâtihi wa lâ tahrimnî qubûla hasanaâtihi yâ hâdiyan ilâl haqqil mubîn.

Terjemahan: Ya Allah, sempurnakanlah bagianku di bulan ini dengan berkahnya, permudahlah jalanku untuk menempuh kebaikannya, dan janganlah Kau halangi diriku untuk menerima kebaikannya, wahai Penunjuk Jalan kepada kebenaran yang nyata.

Ilustrasi berdoa (pexels.com)

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa:

“Sesungguhnya orang berpuasa memiliki doa yang tidak ditolak ketika buka puasa,” (HR al-Baihaqi).

Dalam pelaksanaannya, puasa tidak hanya dikerjakan dengan cara tanpa makan atau minum dari sebelum terbitnya sang fajar hingga terbenamnya matahari.

Halaman
123

Berita Terkini