Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Setahun sudah Almarhum Jurnalis Tribun Manado Ryo Noor berpulang.
Riyo Noor menjadi korban tabrak lari di ruas jalan Desa Tompaso Dua, Kecamatan Tompaso Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (11/3/2023) dini hari, pukul 04.30 Wita.
Almarhum ditabrak saat hendak menuju tempat liputan di kota Tomohon.
Riyo sempat dibawa ke Rumah Sakit Budi Setya, Langowan, namun nyawanya tak bisa diselamatkan.
Sampai dengan saat ini sosok pelaku yang menabrak Riyo Noor masih belum ditemukan.
Berbagai usaha lewat pengumpulan bukti-bukti dari Polisi masih buntu dan tak ada titik terang.
Malahan, Polisi sebaliknya meminta bantuan dari pihak terkait mencari informasi.
"Kita harapkan, kerja sama dari pihak terkait yang bisa mendukung proses penyelidikan terkait penanganan tersebut kami sangat berterima kasih," jelas Kapolres Minahasa AKBP S Sophian, Kamis (21/3/2024)
Dia memastikan akan tetap melakukan proses penyelidikan yang ada, dengan mencari saksi-saksi yang membuat terang tindak pidana lakalantas maut ini.
"Yang pasti kami tidak akan diam, itu menjadi suatu pekerjaan rumah bagi kami, yang akan kami ungkap," ujarnya
Diketahui pada Press Release akhir tahun, mantan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Setyo Budiyanto mengakui kasus tabrak lari Riyo Noor menjadi tunggakan tahun 2023 yang harus diselesaikan.
"Beberapa kali Dirlantas Polda Sulut sudah menjelaskan, bahkan sudah melibatkan laboratorium forensik makassar, tapi belum bisa mendapatkan hasil yang bisa memperjelas," jelasnya
Menurutnya pihaknya kesulitan mengungkap, karena kejadian di TKP terjadi pada dini hari, serta beberapa cara yang dilakukan untuk memperjelas kasus ini sedikit kurang.
"Mudah-mudahan kalau ada informasi silahkan dibagi, sehingga nanti Ditlantas Polda Sulut bisa menindaklanjutinya," jelasnya
Kapolda pun meminta, Dirlantas Polda Sulut berkordinasi dengan Direskrimum Polda Sulut untuk menungkap kasus ini.
Baca tanpa iklan