"Penjaga perlintasan rel kereta api tanpa palang pintu itu sudah mencoba mengimbau dan meniupkan peluit agar segera berhenti dikarenakan ada kereta yang akan melintas."
"Namun mobil terus melaju sehingga kereta api yang berasal dari Jakarta menuju Rangkasbitung tidak dapat menghindar dan terjadi tabrakan," kata Zalukhu.
Akibat kecelakaan itu, mobil warna merah ini terseret hingga 100 meter dari lokasi tabrakan. Lili dan Desi tewas di tempat.
Dia menambahkan, kedua korban tewas lantaran terjepit badan mobil yang rusak parah usai tersambar KRL.
Korban, kata Zalukhu, kini telah dievakuasi dan dibawa pulang ke rumah masing-masing untuk disemayamkan.
(Sumber Kompas)