Mengingat sebelumnya ia biasa membeli daging babi dengan harga Rp 40-60 ribu per kilogram.
"Sekarang, harganya Rp 90 ribu, cuman mampu membeli satu kilo saja," ucapnya pada Tribun Manado.
Menurutnya harga tersebut tak wajar karena sudah selesai perayaan Natal dan Tahun Baru.
"Sudah selesai perayaan Natal dan Tahun baru, harusnya harga daging babi sudah turun," lanjutnya.
Saat ditanya, Frits seorang penjual membeberkan penyebabnya.
Menurutnya kenaikan harga ini disebabkan oleh mahalnya harga babi hidup yang dijual oleh peternak.
"Masih cukup mahal yang dijual mereka, makanya harga disini juga ikut naik," kata Frits.
Ia biasanya mengambil daging babi dari daerah Minahasa.
"Saya biasa ambil sekitar 20-30 kilogram per hari untuk dijual, sekarang baru 10 kilo yang laku," ungkapnya. (pet)
(*)
Baca Berita TribunManado Lainnya di Google News
Baca tanpa iklan