Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut, 21 Orang Tewas, Bus Sekelompok Turis Terjun dari Jembatan

Editor: Glendi Manengal
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi kecelakaan bus di Mestre, dekat Venesia, Selasa (3/10/2023).

Pengemudi asal Italia, berusia 40 tahun, juga tewas.

Kepala Staf Prefektur Venesia, Francesco Martino mengatakan, 18 orang terluka dalam kecelakaan tersebut.

 

Sementara 4 orang yang terluka berada dalam kondisi serius.

Saat ini, korban luka berada di rumah sakit di Mestre, Mirano, Padua dan Treviso.

Tragedi yang Sangat Besar

Presiden wilayah Veneto Italia, Luca Zaia, menyebut kecelakaan bus di Italia utara sebagai 'tragedi yang sangat besar'.

Lebih dari 20 ambulans dikerahkan dan ambulans udara Treviso juga dipanggil ke tempat kejadian.

Gambar dari tempat kejadian menunjukkan petugas penyelamat berada di dekat bus yang terbalik dan roboh di bawah jembatan.

Operasi penyelamatan dimulai pada pukul 19:45 waktu setempat (13:45 ET) dan berakhir sekitar pukul 21:30 setempat.

PM Italia Sampaikan Bela Sungkawa

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni, menyampaikan belasungkawa.

"Belasungkawa sedalam-dalamnya atas kecelakaan serius yang terjadi di Mestre”, kata PM Italia.

“Pikiran kami tertuju kepada para korban dan keluarga serta teman-teman mereka,” katanya.

Para pemimpin Eropa juga menyampaikan belasungkawa.

“Pikiran kami malam ini tertuju pada rakyat Italia, keluarga dan orang-orang terkasih dari para korban tragedi mengerikan ini,” kata Presiden Prancis, Emmanuel Macron.

Presiden Komisi Eropa, Ursula Von der Leyen, menyampaikan belasungkawanya kepada keluarga para korban dan mereka yang terluka.

Ia mengatakan ini adalah momen yang sangat menyakitkan.

“Saya sangat sedih dengan kecelakaan bus yang mengerikan di Mestre malam ini," kata Presiden Dewan Eropa, Charles Michel.

(Sumber Tribunnews/Farrah Putri)

Berita Terkini