Rabies di Sulut

Warga Tomohon Sulawesi Utara Wajib Waspada Rabies, Sudah 6 Kasus Gigitan Postif

Penulis: Alpen Martinus
Editor: Alpen Martinus
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi rabies

"Kalau data masyarakat yang terpapar rabies itu di Dinkes," sebut Tiny.

Sementara Kepala Dinkes Tomohon John Lumopa belum bisa dimintai keterangan ataupun data.

Beberapa kali dihubungi via pesan dan panggilan telepon WhatsApp dirinya engan merespon.

Langkah Pertama Saat Digigit Anjing Berisiko Rabies

Warga perlu mengetahui apa yang harus dilakukan ketika digigit anjing berisiko rabies atau Hewan Penular Rabies (HPR).

Berdasar Tata Laksana Gigitan HPR, segera cuci luka dengan air bersih mengalir menggunakan sabun, deterjen dan antiseptik.

Hindari tindakan seperti menyikat luka. Cuci luka dengan air mengalir dan sabun ini 10-15 menit.

Tindakan mencuci luka ini sangat penting di 'golden period' 12 jam pasca gigitan.

"Kendati telah lewat, mencuci luka tetap dilakukan meskipun terlambat," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado, dr Steaven Dandel, Rabu (21/06/2023).

Setelah cuci luka, dapat diberikan betadin atau antiseptik. Luka gigitan tidak boleh dijahit namun bila sangat diperlukan lakukan jahitan situasi.

Setelah itu, pasien bisa ke Puskesmas atau dokter untuk mendapatkan tindakan selanjutnya.

Terkait itu, berdasar Tata Laksana HPR, pemilik anjing agar disiplin memberikan Vaksin Rabies kepada peliharaannya.

Itu salah satu cara efektif mencegah kasus kematian akibat rabies di masyarakat.

Adapun epidemiologi rabies, adalah satu penyakit infeksi tertua, diketahui sejak lebih dari 4000
tahun

Setiap tahun, 59.000 orang di dunia meninggal karena rabies, mayoritas (40 persen)anak-anak berusia di bawah 14 tahun

Halaman
123

Berita Terkini