Sains

Kucing Juga Kentut, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Editor: Isvara Savitri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Kucing.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kentut merupakan hal yang wajar pada manusia.

Kentut merupakan salah satu cara membuang kandungan racun dalam tubuh.

Namun, apakah kentut terjadi pada hewan?

Ya, kucing khususnya, juga mengalami kentut.

Namun, pola makan dan pencernaan mereka berbeda dengan manusia.

Hal itu membuat kita atau mungkin kucing tidak terlalu menyadari bahwa mereka kentut.

Mengapa demikian?

Mengutip IFL Science, Kamis (25/5/2023) makanan kucing didominasi daging yang tinggi protein karena mereka adalah karnivora.

Ini berarti mencoba memberi makan kucing dengan sayuran dan karbohidrat dapat membuatnya sakit.

Persyaratan diet ini adalah bagian dari alasan mengapa kucing tampaknya tidak terlalu banyak kentut atau sama sekali tidak.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pukul 12.05 WIB, Gadis Pemotor Tewas di Lokasi, Korban Tabrak Lari

Baca juga: Video Viral Mobil Zig-zag di Jalan Tol Ngawi-Solo, Oleng hingga Tabrak Besi Pembatas

Hal tersebut karena beberapa pemicu gas terbesar bagi manusia adalah makanan yang tidak akan mereka makan.

Sayuran berdaun seperti kubis, brokoli, kembang kol, kecambah, dan kangkung semuanya baik untuk kita tetapi juga pemicu kentut.

Ini karena seratnya sangat tinggi sehingga sistem pencernaan kita sulit untuk memecahnya.

Serat semacam itu bermanfaat bagi pencernaan dan memberi makan bakteri yang membentuk mikroba usus.

Di sisi lain, serat memfermentasi karbohidrat seperti oligosakarida di usus, menciptkakan gas yang dapat menumpuk dan keluar sebagai kentut.

Ilustrasi kucing hamil. Arti Mimpi Tentang Kucing Hamil. (Pixabay)
Halaman
12

Berita Terkini