Kisah Para Rasul 1:21-23
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak Yudas Iskariot mati bunuh diri, murid Yesus sekaligus rasul Kristus, berkurang. Tinggal 11 orang saja. Maka harus dipilih 1 orang lagi yang memenuhi syarat sebagai pengganti Yudas agar rasul Tuhan tetap 12 orang.
Rasul atau dalam bahasa Yunani Apostolos artinya utusan atau yang diutus. Jadi rasul adalah utusan Tuhan yang menerima Wahyu dari Tuhan dan mengabarkannya kepada semua orang.
Secara eklesiologi (idiologi gereja) dan teologi Kristen, rasul-rasul atau para rasul Yesus merujuk kepada ke 12 murid-Nya. Mereka telah dipilih dan diutus langsung oleh Yesus.
Sehingga, ketika mencari pengganti Yudas, maka seleksi awal yang digunakan adalah mengambil dari mereka yang selama ini ikut bersama dalam pelayanan Yesus, di luar 12 murid yang ada.
Di depan sekitar 120 orang pengikut Kristus Petrus berkata bahwa karena telah dinubuatkan Allah, maka mereka harus memilih dan menetapkan pengganti Yudas. Seperti 12 murid sebelumnya, mereka meminta kehadiran Tuhan memilih Rasul baru itu.
Mereka menyeleksi dari orang-orang yang ada, dan terdapat dua nama yang memenuhi syarat. Seleksi awal oleh mereka. Tetapi yang memilih dan menetapkan adalah Tuhan Yesus. Setelah ternominasi 2 calon, penentuan akhirnya adalah pemilihan oleh Tuhan lewat pengundian.
Hal ini sesuai firman Tuhan dalam Yohanes 15:16; _"Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu."_
Dua nama itu adalah Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan seorang lagi Matias. Pelayanan mereka sudah teruji. Dua nama inilah yakni Yusuf dan Matias yang dinominasikan dan doakan untuk diundi.
Pengundian di sini dimaksudkan menyerahkan proses pemilihan dan penentuan rasul atau murid baru sepenuhnya langsung oleh Tuhan Yesus. Bukan manusia yang memilih.
Tetapi Tuhanlah yang memilih dan menentukan sesuai kehendak-Nya. Sehingga lengkaplah jumlah para rasul itu dan mereka dapat melanjutkan pelayanan pemberitaan Injil sebagai utusan Kristus di dunia.
Yusuf dan Matias adalah orang yang sudah lama mengikuti Yesus. Mereka dianggap pantas dan layak menggantikan si Pengkhianat. Karena keduanya memenuhi syarat menjadi calon rasul Kristus.
Dengan demikian kekuatan pelayanan para rasul semakin solid. Injil Kristus tersebar, nama Yesus dimuliakan oleh seisi bumi.
Baca juga: Bacaan Alkitab - Kisah Para Rasul 1:18-20 Jatuh Tertelungkup, Perut Terbelah
Demikian firman Tuhan hari ini.
Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,
yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."
Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. (ay 21-23)
Selain 12 murid itu, Paulus juga disebut sebagai rasul. Dia juga bertemu Yesus bahkan turut diutus-Nya melayani Dia. Justeru pelayanannya di luar bangsa Yahudi, sehingga menjangkau seluruh dunia.
Juga dalam Lukas 10: 1, 17) juga disaksikan bahwa Yesus mengutus 70 murid yang bertugas mendahului pelayanan-Nya di kota dan tempat yang akan Dia kunjungi. Mereka mengusir setan dan melakukan mujizat dalam nama Yesus.
Secara khusus untuk kelengkapan 12 murid sangat penting mengawali pelayanan mereka setelah kebangkitan dan kenaikan Yesus. Juga setelah ketuangan Roh Kudus.
Seleksi awal yang menominasikan 2 nama yakni Yusuf dan Matias dilakukan secara obyektif. Bukan karena pertimbangan kekuasaan, kekayaan dan status sosial. Tapi karena hati mereka yang melekat pada Kristus dan pemberian diri dalam melayani.
Tetapi pemilihan hanya awal pelayanan. Bukan akhir. Sebab setelah terpilih, tanggungjawab besar menanti. Justeru yang paling penting adalah wujud tanggungjawab pelayanan kita setelah terpilih.
Semua orang Kristen adalah hamba Tuhan. Kita diutus memberitakan Injil. Teladanilah semangat pemberian diri para rasul dan jemaat mula-mula. Sebab kita punya tanggungjawab mewariskan pelayanan kepada anak cucu. Warisilah keteladanan mereka. Jadilah seperti Yusuf dan Matias yang menjadi hamba Kristus yang setia dan taat pada-Nya sehingga disenangi oleh semua orang.
Kita adalah alat dan utusan Tuhan. Kita sudah terpilih. Maka lakukanlah, tunaikanlah panggilan dan tanggungjawab pelayanan kita dengan hati yang tulus, sehingga hidup kita jadi berkat bagi sesama serta menjadi hormat dan kemuliaan Tuhan. Amin
DOA: Tuhan Yesus, pakailah kami sebagai hamba dan utusan yang setia dan taat pada-Mu, serta terus memuliakan Tuhan. Berkatilah kami selalu. Amin
Baca tanpa iklan