TRIBUNMANADO.CO.ID- Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 sepertinya sudah jelas siapa saja yang akan menjadi calon presiden.
Ya, semua pasti sudah bisa menebak tiga nama yang sedang populer.
mereka adalah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Baca juga: Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi Mayoritas Beralih ke Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Sejauh ini kandidat calon memang hanya mengerucut pada tiga nama tersebut.
ada yang lain, namun sepertinya tak sepopuler tiga kandidat tersebut.
mereka bertiga memang sudah menjadi langganan hasil survei teratas.
namun berdasarkan hasil simulai pemilihan, jelas ada yang menjadi nomor satu.
Baca juga: Akhirnya Ketum PDIP Megawati Buka Suara Soal Cawapres Ganjar Pranowo, Duet Ideal di Pilpres 2024
Lembaga survei, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terkait simulasi Pilpres 2024.
Dalam simulasi tersebut, ada tiga capres yang dipertarungkan yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Ketiga capres tersebut pun dipasangkan oleh beberapa cawapres seperti Menteri BUMN, Erick Thohir; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawangsa; Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil; hingga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Adapun simulasi tiga pasang capres-cawapres tersebut dilakukan sebanyak tujuh kali dan digelar pada 11-17 April dengan jumlah 1.220 responden.
Baca juga: PPP Peluang Dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024, SPI Sebut Nostalgia Mega-Hamzah Bisa Terwujud
Sementara untuk margin of error kurang lebih mencapai 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam simulasi sebanyak enam kali tersebut, Ganjar dan Prabowo bersaing ketat.
Sementara Anies tidak pernah memenangkan simulasi tersebut dan selalu diperingkat ketiga.
Berdasarkan pemaparan yang dilakukan oleh Direktur Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Prabowo menang meski tipis ketika dipasangkan dengan Erick Thohir.
Prabowo-Erick memperoleh raihan suara sebanyak 32,8 persen sedangkan Ganjar yang dipasangkan dengan Menparekraf, Sandiaga Uno meraih 32,5 persen.
Sedangkan Anies ketika dipasangkan AHY kalah jauh daripada pasangan Prabowo Erick maupun Ganjar-Sandiaga.
Anies-AHY hanya memperoleh 24,4 persen meski ada sekitar 10 persen responden belum menjawab.
"Prabowo-ET 32,8 persen, imbang dengan Ganjar-Sandi 32,5 persen. Sementara Anies-AHY sekitar 24,4 persen dan sekitar 10,3 persen," kata Burhanuddin dalam rilis survei yang ditayangkan di YouTube Indikator Politik Indonesia.
Kemudian ketika Ganjar dipasangkan dengan Ridwan Kamil, dirinya unggul ketimbang Prabowo saat diduetkan dengan Khofifah.
Pada simulasi tersebut, Ganjar-Ridwan Kamil memperoleh suara 34,9 persen sedangkan Prabowo-Khofifah 31,4 persen.
Sedangkan Anies yang masih dipasangkan dengan AHY justru mengalami pengurangan suara menjadi 23,3 persen.
Untuk selengkapnya berikut hasil survei tujuh simulasi tiga capres-cawapres menurut Indikator Politik Indonesia:
1. Simulasi Pertama
Prabowo-Erick: 32,8 persen
Ganjar-Sandiaga: 32,5 persen
Anies-AHY: 24,4 persen
2. Simulasi Kedua
Ganjar-Ridwan Kamil: 34,9 persen
Prabowo-Khofifah: 31,4 persen
Anies-AHY: 23,3 persen
3. Simulasi Ketiga
Prabowo-Erick: 34,4 persen
Ganjar-Ridwan Kamil: 33,1 persen
Anies-Khofifah: 21,5 persen
4. Simulasi Keempat
Ganjar-Ridwan Kamil: 37,3 persen
Prabowo-Muhaimin Iskandar: 28,3 persen
Anies-AHY: 24,1 persen
5. Simulasi Kelima
Prabowo-Erick: 33,6 persen
Ganjar-Khofifah: 32,7 persen
Anies-AHY: 24,5 persen
6. Simulasi Keenam
Ganjar-Erick: 35,8 persen
Prabowo-Khofifah: 30,5 persen
Anies-AHY: 24,1 persen
7. Simulasi Ketujuh
Ganjar-Ridwan Kamil: 33,3 persen
Prabowo-Erick: 32,9 persen
Anies-AHY: 23,9 persen
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com