"Pelaku pertama kali mengenal korban setelah pesan ojek online, pelaku ini driver," jelas Iman.
Dari pertemuan itulah, keduanya merasa cocok hingga menjadi pelanggan.
"Kemudian tinggal bersama," kata AKBP Iman Imanuddin.
Mereka berdua tinggal bersama di sebuah apartemen.
"Tersangka dan korban sudah menjalin hidup bersama selama empat bulan," jelas Iman.
Walau sudah tinggal bersama, R dan DA kemudian terlibat cekcok.
Menurut Iman, DA menolak menuruti permintaan tak lazim R.
"Tersangka bertengkar karena diminta melakukan handjob oleh si korban," katanya.
Identitas Korban Mutilasi
Dikutip dari Wartakotalive.com, teka-teki siapa gerangan mayat pria bertato yang dimutilasi dan dimasukkan ke dalam koper merah di Tenjo menemui titik terang.
Berkat kerja keras polisi, identitas pria bertato itu terungkap, namun pihak kepolisian belum mengungkapnya secara transparan.
Menurut Kasatreskrim Polres Bogor AKP Yohanes Redhoi, korban merupakan warga perantauan dari Medan, Sumatera Utara.
Pria asal Medan itu diketahui tinggal di wilayah Tangerang.
"Inisial R, warga Medan, Sumatera Utara, domisili di Tangerang," ujarnya, Jumat (17/3/2023).
Terpisah, Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin, menyebutkan ciri-ciri mayat yang berkelamin pria tersebut.