Korban RL pun mengambil gunting tersebut dan langsung mengoreskan benda tajam tersebut ke paha tersangka sebanyak satu kali.
Merespon hal tersebut, tersangka kemudian menyuruh korban dan teman-temannya menunggu karena dirinya akan mengambil pisau di rumah.
Tersangka ajak duel korban
Seketika, tersangka kembali datang bersama seorang temannya dan mengajak korban untuk saling tikam.
Merespon hal itu, korban langsung berdiri dan melihat tersangka mengambil sajam jenis badik ukuran panjang dan pendek diselipkan di pinggangnya.
Korban RL pun mendekat untuk melihat pisau yang dipegang tersangka, namun saat korban sudah di depannya korban langsung didorong kemudian ditikam dengan menggunakan pisau yang dipegangnya.
Tersangka menikam korban membabi buta
Tikaman tersebut mengenai bagian rusuk sebelah kiri korban sebanyak tiga kali, bagian bahu kiri sebanyak satu kali kemudian bagian pinggang belakang sebanyak satu kali.
Korban saat ditikam masih melakukan perlawanan.
Korban sempat membanting tersangka ke lantai.
Namun tersangka masih tetap melakukan perlawahan sehingga korban kembali ditikam.
Yang mengenai bokong kiri satu kali, paha kiri satu kali dan di betis kiri satu kali.
Menyadari dirinya sudah berdarah, korban pun langsung berdiri dan pergi berteduh di sekolah.
Tersangka kemudian langsung pulang bersama temannya.
Sedangkan korban juga disuruh pulang oleh temannya.