Saudara-saudara yang diberkati Tuhan
Respon murid-murid-Nya ketika Yesus naik ke sorga, mereka tidak bersedih lagi, malah mereka menyembah-Nya. Mereka yang awalnya sedih, susah hati, tidak bersemangat tapi kini berubah karena sukacita kini mewarnai dan menghidupkan semangat mereka. Para murid senantiasa beribadah dan memuliakan Allah.
Mereka memiliki keberanian menyaksikan imannya dan memberitakan firman Allah dengan setia, mereka tetap konsisten untuk memelihara imannya dengan setia bertekun dalam doa, laki-laki dan kaum perempuan, (bdk. Kisah 1:14) Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudarasaudara Yesus.
Sekarang, kiprah kaum perempuan tidak lagi diragukan, semakin percaya diri menyaksikan imannya dalam kerja pelayanan. Dalam konteks pelayanan GMIM makna kebangkitan dan kenaikan Yesus ke sorga telah mendasari semangat injili di tengah komunitasnya dan di tengah masyarakat.
Bukan lagi sebagai masyarakat kelas dua tapi perempuan tampil eksis secara sosial dan politik di jemaat dan berbagai lapisan masyarakat. Jhon Naisbitt seorang Futuris dalam bukunya Megatrends 2000 menyatakan abad milenium ini abad 20 dan seterusnya adalah era perempuan, itu nampak dalam berbagai bidang kehidupan.
Sebab Eksistensi perempuan masa kini telah diperhitungkan dan diakui di berbagai kalangan masyarakat. Pengakuan itu didasarkan pada berita kebangkitan dan kenaikan Yesus sebagai firman Tuhan. Sehingga kaum perempuan dalam kesetaraannya dengan laki laki, termotivasi untuk melanjutkan misi Yesus di dunia.
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan
Sebagai kaum perempuan kita terpanggil, dengan talenta dan karunia perlu memanfaatkan kepercayaan itu. Potensi dan sumber daya manusia sebagai perempuan agar mampu menjawab kebutuhan zaman. Amsal 31:10 dst, mengingatkan kita untuk berlakulah sebagai perempuan yang dihargai karena sumber dayanya.
Panggilan kita adalah menjadi istri yang bijak, penolong yang sepadan dengan memiliki karakter dan kepribadian yang baik dicintai oleh suami dan membahagiakan anak anak.
Apalagi kalau menjadi istri yang cakap, terampil, pandai mengurus rumah tangganya dan menjadi istri yang takut Tuhan, setia akan di puji puji. Peran perempuan berpeluang besar untuk menjadi idola bagi banyak orang. Karena itu eksistensi perempuan tetap dijaga, nama baiknya supaya dapat memberi teladan terhadap semua bidang kehidupan. Kita jangan lagi merasa minder, sedih hati, takut karena kekurangan atau keterbatasan kita.
Kita telah diubahkan oleh dan di dalam Yesus, Ia telah memberi kuasa sehingga kita penuh sukacita untuk melanjutkan misi Yesus. Dengan semangat melayani, memberi diri, kita ikut memperkokoh persatuan bersama dalam jemaat dan masyarakat. Selamat Hari Kenaikan Tuhan Yesus Ke Sorga dan Selamat Hari Persatuan W/KI GMIM, Tuhan Yesus memberkati. Amin.
Baca tanpa iklan