Gempa Bumi Terkini

BMKG Ungkap Ketinggian dan Kecepatan Tsunami yang Bisa Terjadi di Jatim, Pernah Terjadi 6 Kali

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kajian dan Mitigasi Gempabumi dan Tsunami di Jawa Timur

"Zona-zona yang kosong ini merupakan zona seismik gap," kata Dwikorita.

Dia menjelaskan, zona seismik gap di daerah selatan Jawa Timur patut diwaspadai.

Sebab, zona ini seharusnya relatif aktif melakukan guncangan, tapi jarang terjadi.

"Karena zona itu belum melepaskan energi sebagai gempa, energi masih tersimpan di sana. Artinya baru siap-siap akan melepaskan energi," kata Dwikorita.

Nah, hal ini nantinya dapat memicu terjadinya gempa signifikan karena energi gempa cukup lama tersimpan dan terakumulasi dalam waktu cukup lama.

"Inilah yang kami jadikan skenario untuk memprediksi kemungkinan terjadinya tsunami, berapa ketinggian gelombang, kapan waktu datangnya, dan jarak masuknya berapa," ungkap Dwikorita.

"Karena itu, kami melakukan pemetaan bahaya tsunami juga," imbuh dia.

Sejarah gempa dan tsunami di Jawa Timur

Sejarah gempa merusak di Jawa Timur

Sejak 1836 hingga 1972, tercatat ada 9 gempa merusak di Jawa Timur dengan dampak guncangan mencapai skala intensitas VII MMI-IX MMI.

Dalam skala intensitas VII MMI, semua orang merasakan gempa kuat dan keluar rumah.

Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Getaran juga dirasakan oleh orang yang naik kendaraan.

Pada skala intensitas VIII MMI, kerusakan ringan dialami oleh bangunan dengan konstruksi yang kuat.

Halaman
1234

Berita Terkini