Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 08.00 WIB, Karyawan Perhutani Tewas di Tempat, Korban Hendak Urus Anak Operasi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebuah kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara roda dua terjadi di jalur wisata Darma - Kadugede, Kuningan, Jumat (5/1/2021) sekitar pukul 08.00.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Desa Haurkuning, Kecamatan Nusaherang atau Jalur Kadugede - Darma, Kuningan, Jawa Barat pada Jumat kemarin.

Kecelakaan itu melibatkan sepeda motor dengan mobil Daihatsu Grand Max jenis box.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang karyawan Perhutani tewas di tempat.

Masih Ingat Audi Marissa? Artis yang Menikah dengan Anthony Xie, Kini Pamer Perut Buncit

Ternyata Ini Penyebab Fenomena Banjir Merah di Pekalongan

5 Zodiak Ini Paling Berantakan Usai Patah Hati, Mereka Kesulitan Menyesuaikan Diri, Zodiakmu?

Foto: Sebuah kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara roda dua terjadi di jalur wisata Darma - Kadugede, Kuningan, Jumat (5/1/2021) sekitar pukul 08.00. (istimewa)

Kejadian kecelakaan maut yang menewaskan karyawan KPH Kuningan, yakni Nurohiman Ade Tita sudah ditangani Polres Kuningan.

Kepala Unit Kecelakaan Polres Kuningan, IPTU Mukali mengatakan korban mengendarai sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi D 4274 VBG melaju dari arah Kuningan menuju arah Darma.

Setiba di tempat kecelakaan maut, korban diduga menabrak bagian belakang mobil Daihatsu Grand Max jenis Box Nomor Polisi B 9557 NCD yang melaju searah dengan korban.

"Korban alami kecelakaan dari arah sama, saat di tempat kejadian korban diduga nabrak mobil dan terjatuh kemudian meninggal seketika," ujarnya.

Mengenai tempat kejadian perkara, kata Mukali, lokasi kejadian persis berada Jalan Raya Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang atau Jalur Kadugede - Darma.

"Lokasi kejadian masuk Kecamatan Nusaherang," katanya.

Diketahui pengemudi kendaraan Daihatsu Grend Max jenis Box dengan nomor polisi B-9557-NCD, yakni Rohman (25).

"Pengemudi sudah kami mintai keterangan, dan kasus ini masih pendalaman," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara roda dua terjadi di jalur wisata Darma - Kadugede, Kuningan, Jumat (5/1/2021) sekitar pukul 08.00.

Belum diketahui secara jelas kronologi kecelakaan itu.

Diduga pengendara terjatuh dan tertabrak kendaraan lain.

Informasi yang dihimpun TribunCirebon.com, korban yang mengendarai motor matic melaju dari arah Kadugege. Di antara jalur Darma-Kadugede, tepatnya di Kecamatan Nusaherang, terjadi kecelakaan itu.

Kuat dugaan, kendaraan korban mengalami oleng dan akhirnya tersenggol mobil boks sehingga terjatuh.

Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian pun berupaya melakukan pertolongan.

"Betul Kang, tadi ada kejadian kecelakaan di sini.

Namun, asal usul dan bagaimana itu terjadi saya tidak tahu," ungkap Enda, warga Cikadu, Kecamatan Nusaherang di sekitar lokasi tadi.

Peristiwa kecelakaan itu juga rupanya sudah diunggah sejumlah warga ke media sosial, termasuk di story WhatsApp Djaja.

Warga Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi itu memasang foto korban kecelakaan maut tersebut.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, dia menyebut bahwa kejadian itu benar di Kecamatan Nusaherang.

"Infonya pengendara motor mati di tempat kang, juga diketahui bahwa korban merupakan salah seorang karyawan Perhutani di Kecamatan Garawangi," ungkap Djaja.

Hingga berita diturunkan, petugas kepolisian setempat belum bisa memberikan konfirmasi atas kejadian kecelakaan maut tersebut.

Hendak urus anak operasi

Foto: Ilustrasi kecelakaan sepeda motor (istimewa/TribunJakarta.com)

Sebuah kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara motor di jalur wisata Darma - Kadugede, Kuningan, Jumat (5/1/2021) sekitar pukul 08.00, mulai terungkap identitasnya.

Korban meninggal dalam kecelakaan lalu lintas itu bernama Nurohiman Ade Tita.

Korban merupakan karyawan Badan Kesatuan Pemangku Hutan Kecamatan Garawang.

"Iya Kang, Pak Nurohiman meninggal dalam kecelakaan pagi tadi," ungkap Kepala Kesatuan Pemangku Hutan Kuningan, Umum Maksum saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (5/2/2021).

Maksum mengatakan, pihaknya menerima informasi beberapa menit setelah kejadian.

"Saya dengar ada karyawan meninggal akibat kecelakaan tidak lama dari kejadian, dari sana," katanya.

Maksum mengaku korban merupakan karyawan super baik dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai pemangku hutan.

"Beliau komitmen dan bertanggungjawab pada pekerjaan itu luar biasa," katanya.

Maksum juga sangat tidak menyangka Nurohiman meninggal hari ini.

Karena sebelum kejadian, korban sempat mengajukan untuk pindah tugas dan ingin melanjutkan masa jabatannya di wilayah KPH yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

"Ajuannya itu kini sedang diproses dan surat tugas pindahnya itu kabarnya akan segera turun,"katanya.

"Benar-benar saya nggak nyangka," ujar Maksum lagi.

Diceritakan Maksum, hari Jumat ini korban sebetulnya minta izin ke kantor hendak pulang karena akan mengurus anaknya yang akan dioperasi.

"Iya, kemarin sudah kami izinkan.

Katanya mau bawa anaknya menjalani operasi tulang," ujarnya.

Menyinggung soal domisili asal korban, kata Maksum, bersangkutan merupakan warga Nagreg Kabupaten Bandung.

"Iya Pak Nurohiman itu orang Nagreg dan sekarang saya ini sedang di rumah duka.

Tadi sebelumnya, almarhum dibawa ambluans rumah sakit saya kawal di perjalanan," ungkapnya.

(Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai)

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Kronologis Kecelakaan Maut di Jalur Kadugede - Darma Tewaskan Karyawan KPH yang Akan Operasi Anaknya

TONTON JUGA:

Berita Terkini