Bacaan Alkitab Ester 6:6-9
"Hasil, tidak akan mengingkari proses." Kalimat ini cocok dengan apa yang dialami oleh Mordekhai. "Kesuksesan akan mengikuti perjuangan orang benar." Itulah yang terjadi pada Mordekhai dan Ester.
Karena kesetiaannya kepada Tuhan dan ketulusannya kepada raja Ahasyweros serta loyalitasnya kepada kerajaan, dia menikmati buahnya. Dia menerima penghargaan dan penghormatan yang luar biasa dari raja.
Demikian firman Tuhan hari ini.
_*Setelah Haman masuk, bertanyalah raja kepadanya: "Apakah yang harus dilakukan kepada orang yang raja berkenan menghormatinya?" Kata Haman dalam hatinya: "Kepada siapa lagi raja berkenan menganugerahkan kehormatan lebih dari kepadaku?"* (ay 6)_
Inilah yang diterima Mordekhai itu: berpakaian kerajaan yang biasa dipakai oleh raja sendiri, dan lagi kuda yang biasa dikendarai oleh raja sendiri dan yang diberi mahkota kerajaan di kepalanya, (ay 8).
Dan diserahkan pakaian dan kuda itu ke tangan seorang dari antara para pembesar raja, orang-orang bangsawan, lalu hendaklah pakaian itu dikenakan kepada orang yang raja berkenan menghormatinya, kemudian hendaklah ia diarak dengan mengendarai kuda itu melalui lapangan kota sedang orang berseru-seru di depannya: Beginilah dilakukan kepada orang yang raja berkenan menghormatinya!" (ay 9).
Mordekhai diperlakukan bagaikan raja. Dia sangat dihormati. Penghargaan ini sama sekali tidak dipikirkan apalagi diharapkannya. Dia tidak pernah berambisi meraih semuanya ini. Tapi, karena kesetiaan dan ketulusan hati serta loyalitaslah membuat dia meraih itu.
Haman, mengira dia yang akan mendapatkan itu. Tapi tidak. Haman hanyalah alat yang dipakai Allah untuk memberikan hadiah kepada orang yang setia kepada-Nya, yakni Mordekhai.
Mordekhai adalah orang Yahudi yang taat kepada Allah. Ketika kerajaan mengeluarkan maklumat bahwa semua rakyat harus menyembah raja dan tidak boleh beribadah atau menyembah Allah, mereka tetap setia kepada Tuhan.
Mereka tetap beribadah kepada Allah. Meskipun hukuman mati mengancam mereka jika ketahuan. Mordekhai bersama Ester dan semua orang Yahudi tetap setia dan taat kepada Allah. Malah mereka tekun berdoa dan berpuasa sampai 3 hari 3 malam tanpa henti.
Itulah sebabnya Allah tetap menjaga, melindungi dan memberkati mereka. Selain itu, mereka semuanya memiliki hati yang tulus dan ikhlas. Mereka tetap taat dan tulus kepada raja dan tidak berkhianat. Raja tahu ketulusan hati Mordekhai dan Ester.
Apalagi Mordekhai telah menyelamatkan raja dengan mengungkap persekongkolan jahat Bigtan dan Teresh membunuhnya. Bahkan kejahatan Haman pada akhirnya juga terbongkar.
Sahabat Kristus, sesungguhnya jika kita setia dan taat kepada Tuhan serta hidup benar dan mengasihi sesama, termasuk pemimpin atau pemerintah kita, maka cepat atau lama, kita akan menerima penghargaan dari Tuhan.
Penghargaan dan kedudukan yang diraih oleh Ester sebagai ratu dan Mordekhai, sesungguhnya bukan berasal dari Ahasyweros. Tapi bersumber dari Allah. Dasarnya adalah kesetiaan dan ketaatan mereka kepada Allah serta konsistensi mereka untuk hidup baik dan benar dan menghormati raja (pemerintah).
Meski mereka sebagai orang asing, tapi bagi mereka berlaku peribahasa: "di mana bumi di pijak, di situ langit dijunjung." Merekapun dihormati dan mendapatkan kedudukan yang tak terkirakan sebelumnya.
Baca tanpa iklan