News

Sebuah Mortir Seberat 100 Kilogram Ditemukan Warga Saat Bersihkan Lahan, Berikut Asal-usulnya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kapolsek Tenayan Raya Kompol Hanafi melakukan pengukuran terhadap mortir yang ditemukan warga disebuah lahan perkebunan kelapa sawit di Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, Kamis (12/3/2020).

Saiful (30) dan Mustafa (28) dua warga Desa Blang Gleum, Kecamatan Julok, Aceh Timur, menemukan bom pipa saat sedang membersihkan lahan, Kamis (12/3/2020).

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widianto menyebutkan, bom berukuran setengah meter itu diduga sisa konflik Aceh beberapa tahun lalu.

Bom itu ditemukan di lahan sawit yang akan dibersihkan untuk dijadikan peternakan ayam.

“Warga membersihkan lahan dengan ekskavator.

Saat dibersihkan, ditemukan benda besi berbentuk pipa.

Seekor Piton Panjang 5 Meter Bersarang di Plafon Rumah, Pemilik Rumah: Suara Mendesis Semalaman

Lalu dilaporkan ke Polsek seterusnya ke Polres,” kata Eko yang meninjau langsung temuan bom itu.

Setelah itu, polisi meminta tim penjinak bom dari Kompi 2 Brimob Aramiah, Aceh Timur, untuk mengevakuasi bom tersebut.

Menurut Eko, bom pipa tersebut nantinya akan dimusnahkan dengan cara diledakan di Markas Brimob.

"Kami imbau, jika ada benda mencurigakan dan itu bom, jangan disentuh.

Laporkan ke polisi biar bisa dievakuasi,” kata Eko.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Warga Pekanbaru Temukan Mortir Seberat 100 Kilogram Saat Bersihkan Lahan

Berita Terkini